https://www.batamnews.co.id

Tim Pengembangan Bandara RHA Karimun Dibentuk, Ini Fokusnya

Bandara RHA Karimun. (Foto: Edo/batamnews)

Karimun, Batamnews - Rencana pengembangan Bandar Udara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun, Kepulauan Riau disambut serius oleh pemerintah setempat. 

Pemerintah Kabupaten Karimun telah membentuk tim percepatan pengembangan bandara tersebut.

Kepala Bandara (Kabandara) Karimun, Fanani Zuhri mengatakan, ada tiga aspek yang menjadi fokus tim percepatan pengembangan Bandara RHA Karimun.

"Ketiga aspek ini menjadi perhatian untuk percepatan pengembangan Bandara RHA Karimun, khususnya landasan pacu yang saat ini dalam tahap pengembangan," kata Fanani yang sebagai ketua tim percepatan, Selasa (4/5/2021).

Baca: Menhub Ingin Landasan Pacu Bandara RHF Diperpanjang, Ini Tujuannya

Ketiga aspek itu, diantaranya terkait persoalan penyelesaian lahan warga untuk pengembangan landasan pacu atau runway Bandara RHA Karimun. 

Kedua, penyesuaian jalan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri di depan Bandara RHA Karimun. 

"Selanjutnya ialah merelokasi para nelayan setempat yang beroperasi di sekitar landasan pacu Bandara RHA Karimun," ujarnya.

Untuk sebagai langkah awal, Fanani menjelaskan, bahwa pihaknya akan menyerahkan data awal terkait pembebasan lahan warga atau penyesuaian jalan. 

"Seperti penyesuaian jalan di depan bandara, kita hanya perencanaan. Pemprov Kepri yang akan menyelesaikan itu, Insya Allah pada rapat rabu mendatang akan kita presentasikan," ujar Fanani. 

Gerak cepat Pemkab Karimun untuk pengembangan Bandara tersebut merupakan instruksi Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi. 

Instruksi itu, disampaikannya saat melakukan peninjauan di Bandara RHA Karimun, Sabtu (1/5/2021). 

Baca: Bandara RHA Karimun Kini Layani Penerbangan Medis. Begini Cara Aksesnya

Dari hasil peninjauan tersebut, Menhub Budi Karya menargetkan dapat menyelesaikan pengembangan landasan pacu Bandara RHA Karimun. 

Dimana, pihaknya menargetkan panjang landasan pacu Bandara tersebut yang saat ini masih 1.400 meter bisa sepanjang 2.200 meter. 

Menhub Budi Karya bahkan optimis pesawat jenis narrow body 737 dapat mendarat di Bandara kebanggan masyarakat Karimun tersebut. 

Hanya saja, ia lebih dulu fokus untuk mengembangkan landasan pacu tersebut menjadi sepanjang 1.500 meter pada tahun ini. 
 

(aha)