Cegah Banjir, BWS Normalisasi Empat Sungai di Natuna

Cegah Banjir, BWS Normalisasi Empat Sungai di Natuna

BWS Sumatera IV melakukan normalisasi empat sungai cegah banjir (Foto:Yanto/Batamnews)

Natuna, Batamnews - Sebanyak empat sungai di wilayah Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), akan dinormalisasi di tahun 2021 ini. Pengerukan dan pelebaran sungai tersebut dilakukan untuk mengantisipasi datangnya banjir.

Keempat sungai tersebut yaitu, Sungai Silas di Desa Sebadai Ulu dan Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut. Kemudian, Sungai Bandarsyah di Kelurahan Bandarsyah.

Selanjutnya ada Sungai Air Kubang di Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, dan Sungai Air Lengit di Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah.

Baca juga: Gegara Komen Facebook, Kadiskominfo Natuna `Diserang` Persatuan Perawat

Empat sungai ini dipilih berdasarkan pemetaan dari Dinas PUPR Kabupaten Natuna bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV. Sungai-sungai ini juga merupakan sungai yang menjadi faktor penyebab banjir selama ini.

"Saat ini yang sudah selesai pengerjaannya yaitu Sungai Silas di Desa Sebadai Hulu dan Desa Kelanga, serta Sungai Bandarsyah," ucap Kabid Sumber Daya Air di Dinas PUPR Natuna, Nanang Agus Hidayat, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Nelayan Natuna Merana Ditinggal Susi, Nasib SKPT Selat Lampa Kian Hampa

Program normalisasi yang dilaksanakan BWS Sumatera IV dan difasilitasi Dinas PUPR tersebut diharapkan bisa mengembalikan keempat sungai itu pada fungsi dan peranan asalnya.

"Pelaksanaan normalisasi ini masing-masing ditargetkan sepanjang 2.000 meter," sebut Nanang.

Baca juga: Penampakan Buaya Lapar Tiba-tiba Muncul di Sungai Natuna

Kedepannya, ia mengatakan bahwa bukan hanya keempat sungai ini saja, akan menyusul sungai-sungai yang lain. Namun, untuk tahun 2021 ini, keempat sungai tersebut merupakan target utama.

Selain masalah normalisasi sungai, upaya untuk menata ulang saluran drainase di Kota Ranai dan sekitarnya juga merupakan fokus utama Dinas PUPR Natuna melalui bidang SDA.

Baca juga: Perburuan Barang Antik di Natuna Langgar Undang-undang Cagar Budaya

"Masalah penataan drainase tentu akan menjadi PR untuk kami," pungkas Nanang.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews