https://www.batamnews.co.id

Gegara Komen Facebook, Kadiskominfo Natuna `Diserang` Persatuan Perawat

Kadiskominfo Natuna, Raja Darmika. (Foto: Yanto/Batamnews)

Natuna, Batamnews - Viral video kasus penganiayaan perawat oleh orangtua pasien di Palembang belakangan ini. Buntutnya netizen pun ikut ribut di medsos. Terjadi pro dan kontra.

Tak lama, viral lagi video seorang tiktokers dengan akun Ratu Entok yang memberikan kritikan pedas terhadap kinerja para perawat indonesia. Video ini kemudian beredar dengan pro kontra juga. 

Baca juga: Hasil Investigasi Kominfo soal Tag Massal Link Porno di Facebook

Tak sampai disana bahkan netizen di Natuna pun ikut ribut di jagat maya. Tak tanggung-tanggung, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Natuna sampai menyurati Kepala Dinas Kominfo Natuna, Raja Darmika terkait komentar di sebuah akun facebook yang merepost video Ratu Entok.

Komentar yang ditulis  "Akhirnya ada juga yang menyadarkan perawat," tulis Raja.

Namun PPNI Natuna merasa tersinggung dalam hal ini. Mereka meminta Kadiskominfo meminta maaf atas komentarnya tersebut. Mereka pun sudah mengirim surat secara resmi. 

Baca juga: Viral Perawat Dianiaya Keluarga Pasien, Rambut Dijambak, Badan Didorong

Ketua DPD PPNI Kabupaten Natuna, Harpen Suryadi, Senin (26/4/21) menyampaikan, surat klarifikasi ini berdasarkan satu alur kronologis.

"Dimulai dengan penganiayan perawat, lalu tanggapan video Ratu Entok, dan video tersebut direpost oleh netizen di Natuna, lalu dikomentari oleh akun Kadiskominfo. Isu ini berkaitan dengan profesi bukan perorangan, sehingga kami merasa perlu untuk memperjelas maksud dari komentar tersebut agar tidak menggiring opini publik," ucap Harpen.

Terkait komentar "Akhirnya ada juga yang menyadarkan perawat," PPNI mempertanyakan hal tersebut.

"Bagaimana kesimpulannya, apakah perawat Natuna selama ini kurang sadar atau harus disadarkan, teman teman perawat cukup tersinggung dengan tersebut," tambahnya.

Kadis Kominfo Natuna, Raja Darmika menjelaskan sudah menerima surat protes PPNI Natuna itu. 

Baca juga: PPNI Kutuk Keras Kasus Penganiayaan pada Perawat

Ia pun menilai hal itu sebagai kesalahpahaman. Protes PPNI ini menurutnya akan diselesaikan dengan mediasi dan duduk semeja.

"Saya sudah terima suratnya, secepatnya kita menggelar pertemuan kepada kedua belah pihak untuk meluruskan hal tersebut," kata Raja.

(Yan)