Tragedi di Perairan Moro, Ayah Meninggal Saat Selamatkan Anak dari Arus Laut

Tragedi di Perairan Moro, Ayah Meninggal Saat Selamatkan Anak dari Arus Laut

Tim SAR dan warga mencari anak yang tenggelam di Moro. (Foto: ist)

Karimun, Batamnews - Sebuah tragedi mengerikan terjadi di perairan Moro, Kabupaten Karimun, pada Minggu, 12 Mei 2024, di mana seorang ayah meninggal dunia saat mencoba menyelamatkan anaknya yang terseret arus laut. 

Kejadian yang mengejutkan ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ketika tujuh anak, berinisial MR, ZK, MF, N, RS, F, dan I, sedang berenang di belakang pelantar rumah warga.

Menurut keterangan warga, saat kejadian, kondisi air laut sedang pasang, dan anak-anak tersebut tiba-tiba terseret arus ke tengah laut. Segera setelah menyadari bahaya yang dihadapi anak-anak itu, beberapa warga setempat bergegas untuk memberikan bantuan.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Karimun Bangun Gedung VVIP Dermaga Pinang Sebatang

Salah satu warga yang menyelamatkan anak-anak itu, merupakan seorang ayah dari mereka. Yang mana, pria inisial H tersebut juga terseret arus laut, sehingga akhirnya meninggal dunia pada saat upaya penyelamatan anaknya.

Diketahui juga, enam dari tujuh anak-anak itu berhasil selamat. Sementara, seorang anak inisial Mr (6) dinyatakan hilang.

Kapolsek Moro, AKP Rizal Rahim dikonfirmasi perihal itu membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, dalam insiden itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia, dan satu orang lainnya, dinyatakan hilang.

Baca juga: Detik-Detik Kecelakaan Maut di Simpang Lampu Merah Sungai Lakam Karimun

"Total ada 6 orang selamat, sementara satu orang meninggal dunia, dan satu orang lagi masing berstatus dalam pencarian yaitu Mr," kata AKP Rizal Rahim.

Disebutkan Kapolsek, satu orang yang meninggal dunia adalah seorang ayah dari anak-anak yang hanyut tersebut. Namun, nasib malang menimpanya saat melakukan upaya pertolongan, dia juga hanyut terbawa arus.

"Setelah mendengar teriakan, warga yang mengetahui langsung terjun ke laut untuk menyelamatkan. Tak lama kemudian korban H yang tak lain merupakan orang tua dari salah satu anak-anak itu juga ikut menolong, namun ia terbawa arus dan dinyatakan meninggal dunia," ucapnya.

Untuk saat ini, tim gabungan serta dibantu para nelayan setempat masih melakukan upaya pencarian terhadap satu korban lagi berinisial Mr yang berusia 6 tahun.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews