Wisata Kuliner Anjung Cahaya Tanjungpinang Usai Revitalisasi, Jadi Ikon Wisata Baru

Wisata Kuliner Anjung Cahaya Tanjungpinang Usai Revitalisasi, Jadi Ikon Wisata Baru

Anjung Cahaya Tepi Laut Tanjungpinang (Foto: Jali)

Tanjungpinang, Batamnews - Proses revitalisasi kawasan wisata kuliner Anjung Cahaya Tanjungpinang telah berhasil diselesaikan. Kios dan lapak di area ini akan segera diisi oleh para pedagang setelah serah terima resmi dilakukan.

Muhammad Nazri, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, menyatakan bahwa kawasan kuliner Anjung Cahaya akan segera mengalami serah terima. Pekerjaan pembangunan sesuai kontrak telah selesai, dan minggu depan dijadwalkan serah terima resmi dari pihak ketiga.

"Insyaallah minggu depan kita serah terima dari pihak ketiga, karena pekerjaannya sudah selesai," ujar Nazri pada Sabtu, 17 November 2023.

Nazri menjelaskan bahwa kawasan kuliner Anjung Cahaya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB), seperti tempat usaha lainnya. Disbudpar sendiri hanya sebagai pengguna anggaran.

Baca juga: Catat! Gerakan Pangan Murah Tanjungpinang Akan Kembali di Gelar di Empat Lokasi

Setelah serah terima dari pihak ketiga, Disbudpar akan menyerahkan kawasan kuliner Anjung Cahaya kembali kepada Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang. Kawasan yang telah direvitalisasi ini akan ditempati oleh pedagang yang sebelumnya berjualan di tempat tersebut.

"Nantinya, penempatan dan data pedagang juga dilakukan oleh BUMD, tidak ada dengan kita," tambah Nazri.

Kawasan kuliner Anjung Cahaya menghabiskan anggaran sekitar Rp.2 Miliar untuk revitalisasi, dengan pembangunan 26 unit bangunan Anjung Cahaya. 

Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendukung penataan kawasan tepi laut, sebagaimana terlihat dari izin penggunaan ocean corner seluas 1,5 hektar untuk proyek Gurindam 12 yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Baca juga: Habis Minyak Tidak Lapor Imigrasi, WNA Spanyol di Deportasi dan Denda 50 Juta

Zulhidayat, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, menyatakan bahwa pemko telah mendukung proyek tersebut dengan memberikan izin penggunaan aset pemko seluas 1,5 hektar. 

Dengan selesainya revitalisasi Anjung Cahaya, pemko diharapkan dapat mengelola kawasan ini untuk memberikan tempat strategis kepada UMKM kota Tanjungpinang yang berjualan di kawasan tersebut.

"Ini supaya para pedagang kaki lima kita mendapatkan tempat yang strategis di sekitaran Gurindam 12 untuk berusaha," ungkap Zulhidayat.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews