Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Tanjungpinang Berhasil Terungkap

Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Tanjungpinang Berhasil Terungkap

Salah satu pelaku yang diamankan oleh polisi

Tanjungpinang, Batamnews - Polresta Tanjungpinang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Jl. Sidomakmur, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang pada Kamis, 21 September 2023. 

Kasus ini terungkap dalam rangka Operasi Pekat Seligi 2023 yang digelar oleh Polresta Tanjungpinang.

Dua tersangka utama dalam kasus ini telah berhasil ditangkap. Mereka adalah HI (27) yang bekerja sebagai buruh dan IL (35) yang tidak memiliki pekerjaan tetap. 

Keduanya berasal dari Jl. Ki Suro, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Sedangkan korban, berinisial D (18 tahun), beralamatkan di Jl. Tambak, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang.

Baca juga: Penyebab Nelayan Bubu Ikan di Batam Dibacok Hingga Korban Kritis

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP M. Darma Ardiyanki, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 21 September 2023, sekitar pukul 17.00 WIB. Saat korban tiba di rumahnya, ia menemukan pintu rumah terbuka, kunci gembok berserakan di lantai, dan lemari dalam kamarnya berantakan.

Setelah mendapatkan rekaman CCTV sekitar lokasi kejadian, tim dari Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang melakukan penyelidikan lebih lanjut berdasarkan informasi dari masyarakat. Hasil pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa laptop dan dompet korban yang berisikan uang senilai Rp4.000.000,- telah raib.

"Pada Jumat, 29 September 2023, tim berhasil mengamankan para pelaku dan barang bukti berupa kalung imitasi di daerah Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur," kata AKP M. Darma Ardiyanki.

Baca juga: 464 ribu Jiwa Selamat dari Penangkapan Kasus 46, 477 Kg Sabu di Batam

Menurutnya, uang tunai hasil curian telah habis digunakan oleh para pelaku untuk kebutuhan pribadi, sementara ponsel hasil curian telah dibakar oleh mereka karena tidak sesuai ekspektasi.

Saat ini, para pelaku telah diamankan dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolresta Tanjungpinang. 

Selain itu, beberapa barang bukti juga telah berhasil diamankan, termasuk 2 buah obeng, 2 stel pakaian, 2 buah helm, 1 buah tas selempang, dan 1 unit sepeda motor Yamaha merk Jupiter. Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana, yang memiliki ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, juga menegaskan komitmen Polresta Tanjungpinang dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah hukumnya. Ia mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan dan segera melaporkan jika ada hal yang mencurigakan.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews