Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Dukung Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Batam
Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar saat berkunjung ke rumah singgah UPTD PPA Kepri di Batam
Batam, Batamnews, Advertorial - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Dewi Kumalasari Ansar, hari ini melakukan kunjungan penting ke Rumah Singgah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Kepri Cabang Kota Batam.
Kunjungan tersebut dilakukan di Komplek Koperasi Sekawan Pemerintah Kota Batam pada Rabu (4/10).
Kunjungan ini bertujuan utama untuk memberikan dukungan serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai permasalahan yang dihadapi oleh perempuan dan anak-anak di Kepulauan Riau, terutama di Kota Batam.
Selain itu, langkah ini juga dimaksudkan untuk mengatasi peningkatan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota tersebut.
Rumah Singgah UPTD PPA Provinsi Kepri Cabang Kota Batam telah beroperasi selama 3 tahun dan telah menampung ratusan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hanya pada tahun 2023 ini, rumah singgah ini telah memberikan tempat perlindungan bagi 111 korban kekerasan.
Baca juga: Bintan Sambut Rombongan dari Jawa Timur dan Bengkalis untuk Berbagi Inovasi Pembangunan
UPTD PPA Provinsi Kepri memberikan berbagai jenis layanan kepada korban, termasuk pengaduan masyarakat, penjangkauan korban, pengelolaan kasus, penampungan sementara, mediasi, dan pendampingan korban.
Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Ansar, berharap bahwa langkah-langkah ini akan membantu mengurangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kepri, menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi mereka.
Dalam kunjungannya, Dewi Ansar juga menyoroti pentingnya sosialisasi mengenai pola asuh terhadap anak, yang melibatkan ibu-ibu dasawisma, pengurus PKK, dan orangtua yang memiliki anak.
UPTD PPA di Batam memberikan pelayanan menyeluruh kepada korban, termasuk pendampingan oleh psikolog dan tempat tinggal bagi korban yang memerlukan.
Baca juga: Deportasi Tujuh Warga Negara Asing Asal Cina oleh Rudenim Tanjungpinang
Dewi Ansar menekankan, "Saya menegaskan betapa pentingnya sosialisasi pola asuh terhadap anak karena dapat meningkatkan kesadaran orang tua akan hak-hak anak. Saya berharap kehadiran shelter di Batam dapat memberikan pelayanan yang komprehensif kepada korban kekerasan perempuan dan anak."
Kehadiran Dewi Ansar dalam kunjungan ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam memastikan perlindungan yang lebih baik bagi perempuan dan anak-anak di Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam. Ia juga mengajak semua perempuan di Kepri untuk bersatu dan berjuang bersama dalam mencegah kasus kekerasan serupa di masa depan.
Kunjungan ini juga dihadiri oleh Kepala UPTD PPA Kepri, Herman, Kepala dan Pendamping UPTD PPA Kepri Cabang Batam, Tetmawati Lubis, serta para pengurus UPTD PPA Kepri dan Batam.
Komentar Via Facebook :