Pembuatnya Sebut Produk Buruk, Chatbot AI ChatGPT Tetap Populer
Foto: MNC Media
Jakarta - ChatGPT, sebuah chatbot kecerdasan buatan atau AI yang dikembangkan oleh OpenAI semakin populer karena kecanggihannya. Namun, pembuatnya sendiri menyebut ChatGPT sebagai produk yang buruk.
CEO OpenAI, Sam Altmann mengatakan bahwa ChatGPT masih memiliki banyak kekurangan, mulai dari desain yang sederhana hingga seringnya muncul pesan error yang mengurangi kenyamanan pengguna.
"ChatGPT adalah produk yang buruk. Ia tidak didesain untuk digunakan," kata Sam Altmann seperti dikutip dari Business Today.
Meskipun ChatGPT dapat menulis jawaban yang baik dan koheren, informasi yang disajikan oleh ChatGPT masih tidak selalu tepat. Pengalaman penggunaannya pun belum konsisten.
"Orang-orang menggunakan situs itu yang terkadang bekerja dengan baik dan terkadang juga down," kata Altmann.
Pendapat senada juga dikemukakan oleh salah satu pendiri OpenAI, Greg Bockman.
"Tidak ada dari kami yang terpikat dengan ChatGPT. Tidak ada dari kami yang bilang ini sungguh-sungguh berguna," ujarnya.
Meski begitu, ChatGPT masih merupakan produk baru dan akan terus dikembangkan hingga semakin baik. Meskipun masih memiliki kekurangan, ChatGPT memiliki penggemar yang meledak dan sudah mencapai sekitar 100 juta pengguna aktif tiap bulan, hanya dalam waktu dua bulan sejak dirilis.

Komentar Via Facebook :