Kenapa Kucing Oren Kerap Dicap 'Bar-bar' dan Bikin Onar?

Kenapa Kucing Oren Kerap Dicap

Stereotype pada kucing 'oren' atau kucing berwarna oranye adalah bahwa dirinya nakal dan onar. (Foto: iStockphoto)


Batam, Batamnews - Banyak pertanyaan mengacu terhadap warna bulu akan selalu mempengaruhi kepribadian seekor kucing, seperti halnya kucing oranye yang sering dicap 'bar-bar' atau onar.

Apakah benar saat warna pada bulu kucing berpengaruh pada sifat atau kecerdasannya? Ulasan sains Zara Hedge, kepala petugas medis di San Diego Humane Society ternyata tidak membuktikan hal tersebut.

Baca juga: Terlalu, Penyewa Tinggalkan Rumah Acak-acakan Plus Ada Bangkai Kucing

Ia menjelaskan mungkin ada beberapa komponen genetik yang terkait dengan warna bulu mempengaruhi kepribadian. Namun hanya ada sedikit bukti ilmiah yang menunjukkan hal ini terjadi pada kucing domestik.

Anggapan bila warna bulu menentukan kepribadian seekor mamalia memang belum sepenuhnya bisa dibenarkan. Meski ada beberapa penelitian yang menunjukkan hubungan antara warna bulu pada mamalia lain dan perilaku mereka, rubah perak misalnya.

Tapi itu kata Hedge belum terbukti pada kucing domestik dengan warna bulu yang dapat bervariasi bahkan di dalam ras yang sama.

"Kucing shorthair domestik yang umum memiliki banyak warna bulu, jadi sungguh, stereotip sering membandingkan apel dengan apel," ungkapnya.

"Meskipun tidak memiliki bukti kuat yang menghubungkan warna bulu dengan kepribadian, orang, sampai taraf tertentu, cenderung membuat keputusan tentang kucing mana yang akan dibawa ke rumah mereka berdasarkan hal ini," sambung Hedge mengutip Cnet, Selasa (4/12).

Kepribadian Kucing 'Oren'

Anggapan bila kucing oranye merupakan kucing dengan sifat lain dari yang lain sebetulnya tidak sepenuhnya benar. Hal itu hanyalah streotipe.

Baca juga: Kasihan, Kucing Imut di Bintan Dilarang Balik Kampung

"Saya pasti telah melihat dan bekerja dengan ratusan kucing kucing oranye dan melihat berbagai tipe kepribadian," ungkap dia.

Yang pasti bisa disimpulkan menurut penelitian adalah kepribadian kucing sangat tergantung bagaimana lingkungan dan cara asuh pemiliknya, bukan warna bulu.

"Saya akan mengatakan bahwa pengasuhan dan sosialisasi kucing kepada manusia, hewan lain, dan lingkungan yang berbeda memainkan peran lebih besar [daripada warna bulu] dalam kepribadian mereka secara keseluruhan dan bagaimana mereka berinteraksi dengan manusia," katanya.

 

Menurut Hedge saat ini kucing oranye bahkan telah menjadi beberapa maskot untuk sejumlah hal. 

Misalnya Morris the Cat, sebagai maskot makanan kucing 9 Lives dan kucing pada serial Garfield. Hedges menebak mungkin pencipta karakter ini memiliki kucing oranye sebagai hewan peliharaannya. 

Warna Kucing Lain

Warna populer lain pada kucing yaitu tiga warna yang berasal dari beragam ras. Dan kucing tiga warna ini sering disebut punya sifat lincah. 

"Ada kepercayaan lama bahwa kucing tiga warna memiliki apa yang disebut 'Tortitude' atau sikap kulit penyu. Kulit penyu dikenal lebih pedas dan lancang." Tetapi sebuah studi tahun 2016 dari University of California di Davis menemukan sedikit perbedaan dalam sikap kucing dengan warna bulu yang berbeda," kata dia. 

Baca juga: Ditemukan Sakit-sakitan, Kucing Ini Berubah Cantik usai Dirawat Penuh Kasih Sayang

"Saya juga mendengar bahwa kucing tuksedo cenderung lebih suka bermain daripada kebanyakan kucing dan tentu saja, ada takhayul panjang seputar kucing hitam."

"Setelah tinggal dengan banyak kucing yang berbeda selama bertahun-tahun, dan bekerja dengan lebih banyak di tempat penampungan, saya dapat mengatakan bahwa stereotip ini tidak benar," ucap Hedge. 

Ia menekankan setiap kucing memiliki kepribadian uniknya masing-masing.

(fox)
Komentar Via Facebook :