Mamen Street, Food Street dan Night Market dengan Konsep Milenial 

Mamen Street, Food Street dan Night Market dengan Konsep Milenial 

Maket Mamen Street Food and Beverage

Batam, Batamnews - Bicara mengenai bisnis developer dan properti di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memang tidak ada habisnya. Kini giliran PT Aura Putra Abadi menggarap Mamen Street Food and Beverage.

Mamen Street F&B berada di Jalan Tengku Sulung, Batam Centre. Tepatnya didekat Masjid Al-Ikhlas. Berdiri di atas lahan seluas 1,2 hektare.

"Mamen Street ini khusus food street dan night market. Jadi kita usahakan berbeda dari yang lain karena konsep milenial dan menjangkau pasar anak muda, seperti startup bussiness," kata Direktur PT Aura Putra Abadi, Haryyanto saat acara peletakan batu pertama, Selasa (1/12/2021).

Menurutnya, lokasi proyek sudah sangat strategis. Ditambah lagi Mamen Street F&B mengusung tema food street dan night market yang diadaptasi dari negara-negara bagian Asia Tenggara, seperti Thailand.

"Lokasi sudah sangat hidup dan strategis. Ruko kita ada konsepnya, karena kita mengadaptasi dari yang di luar negeri," ujarnya.

Sementara itu, GM Marketing Proyek Mamen Street F&B, Ricky Wijaya menambahkan, pihaknya menginginkan Mamen Street menjadi ikon di Batam Centre. Maka dari itu, konsep dan lingkungan di kawasannya akan ditata dan dijaga sebaik mungkin.

"Karena untuk kuliner kebanyakan orang lebih ke arah Nagoya sana. Maka dari itu kami mengusung konsep sedemikian rupa agar Mamen St. F & B menjadi ikon food street di Batam Centre ini," kata Ricky.

Menurut dia, yang menjadi tantangan ialah memberikan komitmen kepada masyarakat luas. Terlebih PT Aura Putra Abadi merupakan perusahaan properti dan developer baru di Batam.

Beralih ke spesifikasi bangunan Mamen Street F&B. Total ada 113 unit ruko, 3 varian ruko dan semua 2 lantai. Semuanya berukuran 4,5x10m² untuk yang tengah. Kemudian yang hook 5,5x10m².

"Ada tipe classic, cafetarian dan modern. Yang banyak terjual itu tipe cafetarian. Tiga tipe ini semuanya sama, yang jadi pembeda hanya modelnya saja," ujar dia.

Proses peletakan batu pertama atau down breaking Mamen Street F&B. (Foto: Arjuna/Batamnews)

Untuk harga, ditambahkan Ricky, cicilan sesuai dengan kantong kaum milenial, hanya Rp 3.250.000 saja. Lalu untuk harga cash Rp 431.800.000.

"Kita serah terima di tahun 2024. Kalau harga segitu, kami rasa sudah sangat reasonable dan sangat murah" bahkan katanya.

Sejauh ini, ruko Mamen Street F&B sudah terjual 35 unit dari 48 unit yang disediakan pada tahap pertama. Kini tersisa 13 unit saja lagi.

"Sebagai tambahan tanggal 15 Desember 2021 ini kita akan naik harga. Jadi untuk customer yang mau dapat harga perdana segera booking unitnya sebelum tanggal 15 Desember," ujarnya.

Wakil Ketua Bidang Pengembangan Kawasan Komersil dan Terpadu REI Batam, Ir Ivan Manurung yang turut hadir pada acara tersebut mengapresiasi proyek yang sedang digarap oleh beberapa anak muda yang tergabung di PT Aura Putra Abadi itu.

Menurut dia, sudah saatnya kaum muda yang bergerak maju sebagai penerus mereka di bidang properti dan developer.

"Langkah anak-anak muda ini cukup berani menggarap proyek Mamen Street. Semoga semua yang diwacanakan suai dengan harapan. Dan di era ini, memang sudah waktunya bagi anak muda untuk melangkah maju sebagai cikal bakal kami (REI) di dunia bisnis properti Kota Batam," kata Ivan. 

(jun)