Poktan di Tanjungpinang Dapat Bantuan Alsintan Tingkatkan Hasil Pertanian

Poktan di Tanjungpinang Dapat Bantuan Alsintan Tingkatkan Hasil Pertanian

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, di Kampung Sei Ladi, Jalan Daeng Celak, RT 02/RW 03, Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Selasa (9/11/2021).

Rhuuzi Wiranata

Tanjungpinang, Batamnews - Kelompok Tani (Poktan) Kota Tanjungpinang, menerima bantuan hibah alat mesin pertanian (Alsintan) dan pupuk dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri).

Bantuan tersebut diserahkan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, di Kampung Sei Ladi, Jalan Daeng Celak, RT 02/RW 03, Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Selasa (9/11/2021).

"Komoditi-komoditi hasil pertanian para petani lokal harus terus kita dorong, paling tidak dapat menjamin ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat, apabila terjadi kelangkaan pasokan komoditi pertanian," ucap Ansar.

Baca juga: Aksi Donor 144 Kantong Darah Peringati Hari Karantina Pertanian di Bintan

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma berharap bantuan yang diberikan ini dapat meningkatkan hasil pertanian para petani Kota Tanjungpinang.

"Mudah-mudahan hasil pertanian bapak ibu semakin meningkat, semakin semangat menggarap lahan pertanian sehingga memberikan hasil panen melimpah," ucapnya.

Ketua Kelompok Tani Bina Sehat Sejahtera Kelurahan Kampung Bugis, Saefullah menyebut, bantuan itu merupakan yang kedua kalinya diterima dari pemerintah setelah sebelumnya pada 2015 lalu.

Kemudian katanya, sekarang ini sudah ada gerai tani di Hang Lekir yang menampung hasil kebun milik petani. Dengan gerai tani itu harga juga lebih mahal dibanding petani menjual kepada tengkulak.

Baca juga: Menteri Pertanian Tunjuk Pemuda Karimun Jadi Koordintor Petani Milenial Kepri

"Biasa pada tengkulak hanya jual Rp3 ribu, kalau di gerai tani bisa Rp5 ribu, ini juga membantu para petani," tambahnya.

Untuk daerah Kampung Bugis, mayoritas petani menanam sayur, seperti kangkung, bayam, jagung, kacang panjang, cabai merah, cabai rawit. Hasilnya dinilai cukup, sehingga bisa membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

"Sebagian memang masih ada dijual kepada tengkulak, sebagian dijual di pasar tani," ujarnya.

Ia berharap pemerintah dapat memberi kemudahan untuk mendapat pupuk subsidi. Itu dinilai penting karena jika membeli di toko harganya cukup mahal.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :