Seorang Lansia di Karimun Ditemukan Tewas di Kontrakan

Seorang Lansia di Karimun Ditemukan Tewas di Kontrakan

Petugas mengevakuasi jasad korban (Foto:Edo/Batamnews)

Karimun, Batamnews - Seorang perempuan lanjut usia (Lansia) berusia sekitar 63 tahun ditemukan terbujur kaku dalam kamar rumahnya, Jumat (8/10/2021) malam.

Diketahui, korban bernama Sri Kawarni asal Jawa Timur. Ia mengontrak sebuah rumah di bilangan Jalan Sidomulyo, RT 1/RW 2, Bukit Tiung, Tanjungbali, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Perempuan itu ditemukan pertama kali oleh tetangganya yang akan mengantar makanan, sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban yang dipanggil-pangil dari luar rumah tidak menyaut. Lalu, tetangga korban melihat dari jendela kamar dan tampak korban terbaring. Saksi pun langsung memberitahukan pada warga dan RT setempat.

"Tetangganya mau antar makan, tapi pas dipanggil nggak ada respon. Kemudian saat dilihat dari jendela kamar, ibu itu terbaring," kata Ketua RT setempat, Sri Rezeki.

Diketahui, perempuan paruh baya itu tinggal sendiri di kontrakan yang sudah 6 bulan ditempati. Suaminya diketahui berada di Malaysia dan anak-anaknya berada di Jawa. Korban tidak ada bekerja ketika menempati kontrakan tersebut.

"Tinggalnya sendiri dari awal pindah ke kontrakan itu," ujarnya.

 

Dari informasi yang diperoleh, korban diketahui mengidap penyakit. Dari dalam rumah tersebut, banyak ditemukan jenis obat-obatan, salah satunya obat diabetes.

"Tadi pas masuk dalam rumah, tubuhnya banyak semut, dan juga banyak obat-obatan dalam rumah," ujarnya.

Korban pun dibawa ke ruang jenazah RSUD Muhammad Sani. Dari hasil pemeriksaan dokter, korban diperkiran telah meninggal beberapa jam.

Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riandi. Dimana korban diduga meninggal karena sakit.

"Korban mengidap penyakit komplikasi, diduga meninggal karena sakit, sebab banyak obat yang dikonsumsi korban," kata Arsyad.

Selain itu, dari pemeriksaan pihak di rumah sakit, tidak ada tanda-tanda mencurigakan pada tubuh korban. Korban rencananya akan dikebumikan di Karimun, yang juga akan dibantu oleh pihak kepolisian.

"Kita sudah komunikasi dengan suami korban, dan karena kondisi, maka korban akan dikebumikan yang juga akan kita bantu," ujar Arsyad.

(aha)