Pelaku UMKM di Tanjungpinang Dapat Pelatihan Sertifikasi Halal

Rahma menyerahkan dokumen sertifikasi halal kepada salah seorang pelaku UMKM di Tanjungpinang (Foto:Adi/Batamnews)

Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian, melaksanakan kegiatan pelatihan fasilitasi sertifikasi halal, serta penyerahan sertifikat halal bagi Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (24/12/2020).

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang menghadapi cobaan dan tantangan berjuang di tengah wabah pandemi yang memberikan dampak di sektor ekonomi. Termasuklah para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) atau IKM.

"Maka dari itu dengan keterbatasan ini, mari kita lahirkan peluang-peluang usaha baru yang pada akhirnya mampu menjadi stimulus penggerak ekonomi di kota tercinta ini," katanya.

Rahma menyebutkan, selain melaksanakan berbagai pelatihan keterampilan bagi IKM dan kemudahan akses perizinan berbasis online di tengah pandemi, yang diharapkan juga dapat meningkatkan produksi dan memperluas pemasaran hasil produksi.

"Saya selaku Wali Kota Tanjungpinang tentu sangat bersyukur atas telah diserahkannya sertifikat halal bagi IKM dan berharap kegiatan pelatihan sertifikasi halal bagi industri kecil menengah yang telah dilaksanakan ini, dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kota Tanjungpinang," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani menyebutkan, tujuan pelatihan sertifikasi halal ini adalah untuk memberikan informasi terkait bahan-bahan baku yang terindikasi tidak halal.

Sehingga pelatihan ini dapat menambah pengetahuan akan pentingnya memiliki sertifikasi halal produk makanan agar dapat memperluas pasaran.

"Mempermudah akses perizinan berbasis online, serta meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para pengusaha, dengan demikian akan terjadi perubahan perilaku kearah yang lebih higienis dan sehat," jelasnya.

Yani juga menyampaikan,  peserta kegiatan pelatihan sertifikasi halal bagi Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Tanjungpinang berjumlah 25 orang dan peserta Coffee Morning bagi Industri Kecil Menengah (IKM) berjumlah 50 orang.

(adi)