https://www.batamnews.co.id

DPRD Minta Pemkab Pikirkan Nasib Warga Lingga di Perantauan

Anggota Komisi III DPRD Lingga, Anwar (Foto:ist)

Lingga - Anggota Komisi III DPRD Lingga, Anwar mendukung upaya pemulangan mahasiswa Lingga di Kota Tanjungpinang dan sekitarnya ke Negeri Bunda Tanah Melayu, yang dilakukan Kamis (23/4/2020) hingga Sabtu (25/4/2020) oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Namun selaku Anggota DPRD, ia mengaku belum mengetahui pasti dari mana anggaran pemulangan tersebut. Pasalnya, kepulangan mahasiswa ke Lingga menggunakan kapal ferry itu ditanggung oleh pemda dan tidak dipungut biaya sepeserpun.

"Ya sudah, itu anggap saja pemkab yang ngatur biaya semua. Sekarang ada timbul masalah baru, yakni bagaimana dengan masalah masyarakat di perantauan yang ingin pulang ke kampung halaman seperti adik-adik mahasiswa ini," kata Anwar kepada Batamnews, Sabtu (25/4/2020) malam.

Politisi muda ini menjelaskan, sebagian masyarakat Lingga di perantauan juga ingin pulang ke kampung halaman, dan menjalani ibadah Ramadhan bersama sanak saudara. Namun, akibat blocking area yang menyebabkan akses transportasi laut ditutup membuat keinginan mereka tersebut kandas.

"Saya secara pribadi sangat sedih dengan kondisi seperti ini. Kasihan mereka yang di-PHK oleh perusahaan dan pengen pulang kampung tapi tidak bisa. Sedangkan persediaan makanan dan uang mereka sudah tipis," ujar Anwar.

"Mereka ingin pulang tidak minta gratis dari pemkab, mereka cuma minta sediakan kapal, tiket mereka beli sendiri. Kalau dengan alasan takut penyebaran virus Corona, mereka siap di cek kesehatan seperti mahasiwa," sambungnya.

Dengan demikian, ia pun berharap Pemkab Lingga bisa mengatasi permasalahan tersebut. Sehingga masyarakat Lingga di perantauan dapat pulang kampung dan tidak terjadi kecemburuan sosial antara mereka dan mahasiswa.

"Semua langkah dan tindakan ini ada di tangan Pemkab Lingga," pungkas Anwar.

(ruz)