Kedatangan WNI dari Luar Negeri di Pelabuhan Karimun Turun Drastis

Kedatangan WNI di Pelabuhan Internasional Karimun menurun drastis (Foto:Edo/Batamnews)

Karimun - Kedatangan Warga Negara Indonesia (WNI) di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau, berkurang drastis.

Dari data Kantor Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Pelabuhan Internasional Karimun, sejak Senin (20/4/2020) sudah terjadi penurunan jumlah WNI yang datang.

"Senin (20/4/2020) 17 penumpang, Selasa (21/4/2020) kosong, dan Rabu (22/4/2020) ada 13 penumpang yang datang," ujar Kepala TPI Pelabuhan Internasional Karimun, Prayogi kepada Batamanews, Rabu (22/4/2020).

Dikatakan Yogi, Imigrasi hanya bertugas melakukan pemeriksaan terhadap dokumen keimigrasian para WNI yang masuk ke Karimun di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun.

"Kita hanya memeriksa dokumen keimigrasian saja," kata Yogi.

Sementara itu, untuk kedatangan atau keberangkatan WNA di Pelabuhan Karimun, dikatakan Yogi nihil.

Kemudian, hingga saat ini, jadwal keberangkatan kapal juga masih dilakukan pembatasan. Baik itu kedatangan atau juga untuk keberangkatan Internasional.

Bahkan, berdasarkan data KSOP Tanjungbalai Karimun, untuk kapal ferry Internasional dari atau menuju Puteri Harbour Malaysia serta Singapura sudah tidak berlayar.

"Kapal ferry dari Kukup Malaysia hanya akan berlayar dua kali dalam sepekan, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Jadwal ini mulai diberlakukan pekan depan," ujar Kabid Lala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Marganda, Rabu (22/4/2020).

(aha)