Rudi Chua Khawatirkan Penyusutan Waduk Sei Pulai

Rudi Chua Khawatirkan Penyusutan Waduk Sei Pulai

Rudi Chua.

Muhammad Ikhsan

Tanjungpinang - Kemarau terjadi beberapa bulan terakhir di Pulau Bintan mengakibatkan air baku di sejumlah waduk menyusut. Produksi air bersih untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang diproduksi PDAM Tirta Kepri menurun drastis.

PDAM Tirta Kepri mulai melakukan pengurangan produksi hingga penggiliran (rationing).

Anggota DPRD Kepri Rudi Chua yang meninjau lokasi mengatakan, kondisi Waduk Sei Pulai saat ini dalam kondisi kritis akibat menyusut.

 

Kondisi waduk Sei Pulai yang menyusut.

"Saya baru mengecek langsung di Sei Pulai hari Sabtu sore, kondisi waduk sangat jauh menyusut," kata Rudi, Minggu (8/3/2020).

PDAM Tirta Kepri pun hanya bisa mengoperasikan tiga pompa saja. "Airnya sudah jauh menyusut, sehingga pengoperasian pompa dibatasi oleh PDAM," ujarnya.

Pulau Bintan dilanda kemarau panjang. Situasi ini sudah dirasakan sejak akhir tahun 2019 hingga saat ini.

Rudi mengatakan biasanya bila menjelang tahun baru Imlek, sudah musim penghujan. Namun Imlek tahun ini justru kemarau. "Waduk Sei Pulai menyusut jauh. Begitu juga dengan Waduk Kawal di Bintan sudah sangat kritis," sebutnya.

"Kita ketahui waduk di Pulau Bintan ini waduk tadah hujan. Bila berbulan-bulan tak ada hujan bisa jadi masalah," kata Rudi.

Ia berharap stakeholder terkait bisa bersama-sama membahas hal ini, sekaligus mencari solusi jangka panjang.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :