Mangkrak dan Rusak, Proyek Pelabuhan Dompak Perlu Evaluasi Anggaran
Pelabuhan Dompak mangkrak dan mengalami kerusakan parah. (Foto: Sutana/Batamnews)
Tanjungpinang - Pelabuhan Dompak mangkrak dan perlu biaya untuk perbaikan sebelum dilanjutkan pembangunannya. Pembangunan pelabuhan ini sebelumnya sudah menelan anggaran APBN mencapai Rp 121 Miliar.
Terkait hal ini, Anggota DPRD Kepri, Irwansyah mengakui belum mendapat kabar jika Kemenhub akan menganggarkan dan melanjutkan pembangunan pelabuhan yang mangkrak sejak 2015 itu.
Baca juga: Plt Gubernur Perintahkan KSOP Lanjutkan Pembangunan Pelabuhan Dompak
Kondisi Pelabuhan Dompak sudah sangat memprihatinkan. Kondisinya rusak parah walau belum pernah dioperasikan sejak dibangun.
"Kami di DPRD hingga detik ini tak tahu bila pusat melalui Kemenhub, akan menganggarkan tahun 2020 untuk penyelesaian pelabuhan Dompak itu," kata anggota DPRD Kepri Irwansyah di Tanjungpinang, Kamis (26/12/2019).
Politisi senior PPP ini tidak yakin, bila pusat akan kembali menganggarkan untuk melanjutkan pembangunan Pelabuhan Dompak tersebut.
Sebab menurutnya, Pelabuhan Dompak itu dengan kondisi saat ini, tentu penganggarannya bukan hanya untuk melanjutkan proyek yang belum selesai saja, namun dipastikan ada penambahan anggaran untuk perbaikan kerusakan pelabuhan mangkrak ini.
Baca juga: Tak Terurus, Pelabuhan Dompak Senilai Rp 121 Miliar Kini Makin Hancur
"Tentunya harus dilakukan perhitungan dan kajian terlebih dulu oleh Kemenhub untuk mengetahui biaya perbaikannya itu. Kalau tak salah, untuk biaya penyelesaian pelabuhan itu sekitar Rp 6 miliar saja. Itu dulu sebelum pelabuhan rusak," ujarnya.
Plt Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto pun angkat bicara terkait keberadaan Pelabuhan Dompak tersebut.
Dia meminta Kantor Otoritas Kesyahbandaran Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang agar melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan.
"Saya mengharapkan Pelabuhan Dompak itu, bisa diselesaikan pembangunannya. Sehingga bisa difungsikan dan dimanfatkan dengan semestinya," kata Isdianto.
Penyelesaian pembangunan Pelabuhan Dompak masih menjadi kewajiban pihak KSOP dan hal itu juga sudah ditegaskan oleh Kementerian Perhubungan. "Itu hasil komunikasi kita dengan Kemenhub beberapa waktu lalu. Yang mana telah menegaskan bahwa kelanjutan pelabuhan itu masih tanggungjawab KSOP," jelasnya.
Baca juga: Kisruh Lahan Biang Hancurnya Pelabuhan Dompak
Untuk menindaklanjuti hal ini, Pemprov Kepri akan menjalin komunikasi dengan pihak KSOP, sebab informasinya Kemenhub sudah mengalokasikan anggaran untuk lanjutan pembangunan di tahun 2020 mendatang.
"Saya akan kejar pihak KSOP ini. Karena sayang bila pembangunan tidak segera dilakukan, karena kondisi pelabuhan akan semakin parah rusaknya," ujar Isdianto
Komentar Via Facebook :