Baru Divonis 7 Tahun, Bayu Kembali Dituntut 7,6 Tahun Pencabulan Kasus Lain

Bayu Ardiansyah (24), pelaku cabul. (Foto: Afriadi/Batamnews)

Tanjungpinang - Bayu Ardiansyah (24) dituntut penjara 7,6 tahun oleh jaksa dalam persidangan di PN Tanjungpinang, Selasa (5/11/2019).

Pria ini menjadi tersangka pencabulan gadis berusia 11 tahun sebelumnya. Dari pengakuan korban, ia sudah dicabuli Bayu berulang kali sejak 2017.

Dari interogasi polisi usai menangkap Bayu, pria pengangguran itu mengaku kecanduan film porno. Akhirnya ia kerap melampiaskan syahwatnya kepada gadis cilik itu.

Jaksa juga menyertakan tuntutan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Zaldi Akri menyatakan terdakwa terbukti  membujuk anak melakukan persetubuhan sebagaimana melanggar pasal 81 Ayat 2 UU RI nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Menuntut terdakwa dengan tuntutan 7 tahun dan 6 bulan penjara, serta denda Rp 200 juta subsider 3  bulan kurungan penjara," tegasnya dalam persidangan.

Terdakwa yang didampingi oleh penasihat hukum menyatakan akan mengajukan pembelaan secara tertulis. Mereka meminta waktu selama sepekan.

Ketua Majelis Hakim, Ramauli Purba didampingi oleh anggota, Eduard P Sihaloho dan Jhonson Sirait menunda persidangan sepekan dengan agenda mendengarkan pembelaan terdakwa.  


Dakwaan lain

Pada 29 Januari 2018 lalu, Bayu divonis majelis hakim yang dipimpin Awani Setyowati, saat itu.

Sama seperti kali ini, saat itu dia dijerat pasal yang sama, yakni UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Kala itu Ia sudah divonis 7 tahun kurungan, denda Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan penjara.

Hukuman itu lebih ringan dari tuntutan jaksa 8 tahun, denda Rp 100 juta subsider 4 bulan kurungan.

Korban yang juga berusia 11 tahun berkunjung ke rumah Bayu yang berada di sekitar Perumahan Taman Sari Jalan Sei Jang, Tanjungpinang.

Bayu sempat menunjukkan film porno yang ada di hand phone miliknya. Lalu setelah itu, Ia mengajak korban melakukan adegan seperti di film tersebut.

Semula korban menolak, akan tetapi terdakwa terus merayu dan membujuk korban hingga akhirnya korban mau melakukan apa yang diminta terdakwa.

Seminggu kemudian Bayu kembali mengajak korban berhubungan intim. Perbuatan tersebut dilakukan sebanyak tujuh kali hingga awal bulan Januari 2016 yang lokasinya di rumah terdakwa dan di semak-semak yang jarak lokasinya tidak jauh dari rumah terdakwa.

Belum setahun menjalani hukuman, Bayu kembali diganjar tuntutan 7,6 tahun. Diperkirakan hakim bakal memvonis lebih berat dari hukuman awal.

 

(adi)