Kalapas Narkotika Batu 18 Dilantik Jadi Ketua Gudep 02-033

Kanwil Kemenkumham Kepri: Semua Lapas Harus Punya Gerakan Pramuka

Dalmasri Syam lantik Misbahudin sebagai Ketua Gudep Pramuka 02-033 Pangkalan Lapas Narkotika Kelas II Tanjungpinang. (Foto: Ary/Batamnews)

Bintan - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bintan, Dalmasri Syam melantik Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas II A Tanjungpinang atau Lapas Batu 18 Gunung Kijang, Misbahudin sebagai Ketua Gugus Depan (Gudep) 02-033, Senin (5/8/2019).

Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri, Zaeroji mengucapkan selamat atas pelantikan dan dikukuhkannya Gudep 02-033 Pangkalan Lapas Kelas II A Tanjungpinang.

Diharapkannya dengan adanya Gudep pramuka ini mampu membuat warga binaan memahami arti kehidupan sesungguhnya.

"Gudep 02-033 ini beranggotakan warga binaan yang terdiri dari anak-anak. Jadi melalui Gudep ini mereka diajarkan bagaimana bisa terampil dan memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi," ujar Zaeroji.

Seluruh lapas dan rutan di Provinsi Kepri harus memiliki Gudep Pramuka. Karena dengan pramuka ini mampu merubah perilaku seseorang khususnya warga binaan menjadi lebih baik.

Dengan adanya Gudep Pramuka di lapas dan rutan maka kedepannya sudah bisa dilaksanakan kegiatan perkemahan khusus warga binaan Tingkat Provinsi Kepri.

"kemarin telah dilaksanakan Jambore Nasional Warga Binaan 2019. Lalu dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan kegiatan perkemahan warga binaan se-Kepri di Batam. Jadi kita minta semua lapas dan rutan mempersiapkan anak-anak yan merupakan warga binaan untuk ikut serta," jelasnya.

Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Bintan, yang juga menjabat Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam mengatakan, warga binaan dari kalangan anak-anak di Lapas Narkotika ini harus menjadi anggota Gudep Pramuka 02-033.

"Perlu diketahui apabila sejak anak-anak sudah masuk dan menjadi anggota pramuka. Pastinya mereka adalah kalangan manusia-manusia yang kreatif," katanya.

Dalam pramuka ini selalu diajarkan bagaimana bisa terampil, tangkas, berkarakter serta mampu bersosialisasi dengan khalayak ramai. Maka warga binaan yang masuk sebagai anggota pramuka akan beda dengan lainnya.

"Dengan ilmu pramuka yang didapat selama dibina dalam lapas pastinya akan berguna bagi warga binaan itu sendiri. Karena jika bebas nantinya ilmu-ilmu itulah yang mampu mengantarkan seseorang diterima di masayraakat," ucapnya.

Kalapas Kelas II A Tanjungpinang yang telah resmi menjabat Ketua Gudep 02-033, Misbahudin mengatakan, Gudep Pramuka di Lapas Narkotika ini memiliki anggota sebanyak 50 orang. Mereka merupakan warga binaan yang berusia di bawah 30 tahun.

"Saat ini anggota pramuka di lapas ini masih 50-an orang. Tapi tidak memutup kemungkinan bertambah karena dalam waktu dekat kami akan cek kembali warga binaan kalangan anak-anak di sini," sebutnya.

Melalui Gudep Pramuka 02-033 ini dia akan memberikan ilmu-ilmu yang berguna bagi warga binaan. Mereka akan memiliki ilmu keterampilan serta mampu bersinegi dan bekerjasama antar warga binaan lainnya.

"Dengan pramuka inilah mereka berkesempatan untuk berkarya dan berkontribusi dalam membangun daerah," katanya.

(ary)

SHARE US :