Pegawai BP Batam Aksi Minta Presiden Batalkan Rudi Jadi Ex Officio

Aksi menolak Wali Kota Batam sebagai ex officio Kepala BP Batam (Foto: Margaretha/Batamnews)

Batam - Para pegawai Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar aksi menolak Wali Kota Batam HM Rudi sebagai ex officio Kepala BP Batam. Puluhan pegawai BP Batam beraksi di depan kantor.

Mereka membentang spanduk dan menandatangani penolakan tersebut dengan spidol. Beberapa diantaranya masih berpakaian dinas hitam putih.

Kasubdit Humas BP Batam, Muhammad Topan mengakui para pegawai BP Batam menolak wacana pemerintah menunjuk wali kota Batam sebagai Kepala BP Batam

“Kegiatan ini merupakan penyampaian dari karyawan BP Batam terkait Ex-officio, semoga bisa didengar Presiden dan pemerintah pusat,” ujar Topan. 

Topan menuturkan, saat BJ Habibie ke Batam, ia mengungkapkan, Batam harus kembali seperti dahlu.

“Ini bukan hanya untuk kepentingan BP Batam saja, tetapi juga untuk kebaikan Kota Batam,” kata dia. 

Aksi tersebut kemungkinan akan berlanjut. “Saya tidak tahu sampai kapan, setidaknya aspirasi kami bisa didengar,” kata dia. 

Selain melalui pemasangan spanduk, para pegawai BP Batam juga akan mendatangani spanduk-spanduk tersebut sebagai aksi penolakan. 

Dari pantauan Batamnews, sebagian besar pegawai BP Batam tampak berdiri di luar Kantor BP Batam. Dan juga pintu gerbang ditutup dan dijaga ketat oleh petugas Ditpam BP Batam. 

(ret)