PLN Batam Prediksi Beban Puncak 425 MW Saat Pemilu

PLN Batam Prediksi Beban Puncak 425 MW Saat Pemilu

Kantor Bright PLN Batam di Baloi. (Foto: Johannes Saragih/Batamnews)

Batam - B'right PLN Batam menyiapkan 13 genset dan 120 personil siaga pada persiapan Pemilu 2019.

Direktur Utama PLN Batam, Dadan Kurniadipura mengatakan. hal ini sebagai bentuk dukungan dalam menyambut pesta demokrasi.

"Ini merupakan support dari PLN Batam, kita sudah menyiapkan cadangan kalau listrik mengalami gangguan, maka bisa menggunakan yang lokal. Karena yang mesti kita jaga adalah saat penghitungan suara, kalau pencoblosan saya rasa tidak perlu karena dilaksanakan di ruang terbuka," katanya.

Genset yang disiapkan ini akan disebarkan untuk 11 kecamatan. 1 genset di KPU dan 1 genset di Bawaslu. Genset yang disediakan ini hanya untuk persiapan jika terjadi sesuatu.

"Inilah kesiapan yang kita lakukan. Memang itu tidak digunakan bila sistem tidak ada masalah. Tapi namanya sakitkan tidak ada yang tahu datangnya dan tidak ada yang mengharapkan," ujarnya.

PLN Batam memperkirakan pada masa pemilu nanti beban puncak yang ditanggung PLN akan mencapai 425 megawatt. Dan cadangan daya yang tersisa mencapai 95 megawatt.

Komisioner KPU, Sudarmadi, mengapresiasi dukungan yang diberikan PLN dan berterimakasih atas kesiagaan PLN menghadapi Pilpres dan Pileg yang digelar 5 tahun sekali.

"Kami bersyukur sekali dengan PLN, mendukung penuh ketersiadaan listrik saat pemilu ini. Karena kita sudah menyurati mereka dan itu juga sudah jadi SOP mereka, tapi kita harus pro aktif juga," katanya

Sudarmadi mengakui masa penghitungan suara, terutama saat pengitungan cepat, kestablian listrik sangat diperlukan.

"Ketersediaan listrik sangat dibutuhkan saat perolehan suara tersebut, disamping perhitungan secara manual juga akan ada perhitungan secara cepat menggunakan scan dan akan online ke pusat. Makanya jika ada pemadaman saja sesaat akan terkendala pengiriman ke pusat," jelasnya.

Ketua Bawaslu Batam Syailendra Reza Irwansyah, mengatakan dalam persiapan Pemilu kali ini PLN sangat maksimal dengan pasukan siaga.

"Kalau dari 5 tahun lalu ini sudah lebih bagus sekali. Namun semoga tidak ada kendala listrik nantinya. Karena selain KPU, Bawaslu juga bekerja saat perhitungan," ucapnya.

(das)