Bawaslu Minta KASN Jatuhkan Sanksi Untuk Imam Tohari, Ini Kata Wako Batam

Bawaslu Minta KASN Jatuhkan Sanksi Untuk Imam Tohari, Ini Kata Wako Batam

Kabid Tramtib Satpol PP Batam, Imam Tohari. (Foto: Batamnews)

Batam - Wali Kota Batam, HM Rudi akan melakukan penindakan kepada Kabid Tramtib Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari karena telah melanggar ketentuan administrasi Pemilihan Umum (Pemilu).

Hal ini berdasarkan keputusan dari Bawaslu Batam. Kendati menyatakan Imam tidak bersalah secara pidana pemilu, Bawaslu Batam memberikan rekomendasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Pemerintah Kota Batam untuk menjatuhkan sanksi administrasi terhadap Imam.

Bawaslu bersama Gakkumdu mengeluarkan rekomendasi ke KASN bahwa yang bersangkutan terbukti sah melanggar administrasi, sanksi berupa teguran atau peringatan.

Wali kota Batam, Rudi pun menanggapi hal ini. "Yaudah nanti kami tindak," ujar Rudi.

Terkait sanksi atau penindakan yang akan diberikan kepada Imam, Rudi menyerahkan kepada Inspektorat.  "Nanti saya rapatkan kepada tim inspektorat," kata dia.

Sebelumnya Imam Tohari dilaporkan ikut mengkampanyekan salah satu calon legislatif.

Laporan tersebut diterima Bawaslu dalam bentuk video yang tersebar dalam pemberitaan media daring. Dari temuan video tersebut, seorang caleg lain melaporkan kejadian tersebut ke Bawaslu.

(ret)