Komplotan Curanmor Batam Lakukan Aksi Berdasarkan Pesanan

Para curanmor yang diamankan Polsek Batam Kota. (Foto: Yude/Batamnews)

Batam - Komplotan curanmor yang diamankan Polsek Batam Kota punya modus operandi tersendiri. Mereka melakukan aksinya berdasarkan pesanan. Pesanan motor itu biasanya berasal dari luar Kota Batam. 

Kedua pelaku Ariadi (29) dan Sofyan (38) mengatakan, motor yang dipesan jenis motor matic. "Kalau dipesan dulu, baru kita lakukan,"  kata Sofyan di Polsek Batam Kota, Batam Center, Senin (10/11/2018) siang. 

Ia mengaku, pemesan berasal dari luar Kota Batam umumnya orang pulau. "Ada dari Tanjung Pinang juga," kata dia.

Baca juga: Polsek Batam Kota Tangkap Dua Residivis Curanmor, Satu Ditembak

Satu unit motor mereka dijual tanpa surat-surat Rp2 juta hingga Rp3 juta. "Tergantung kondisi motornya," ujar Sofyan kepada awak media.

Kedua pelaku ini mengaku melakukan aksinya untuk kebutuhan biaya hidup. Mereka merupakan beberapa orang pengangguran yabg ada di Batam.

Kapolsek Batam Kota, AKP Ricky Firmansyah mengatakan, dua pelaku yang juga residivis melakukan aksinya komplotan.

"Untuk sementara mereka melakukan bertiga, yang berhasil kita amankan 2 orang," katanya. 

Ia melanjutkan, satu orang pelaku lagi AN, masih DPO. "Kita sudah kantongi identitas dia, masih dalam pengejaran," katanya.

Ricky mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

"Aksi sudah mereka lakukan 5 kali, kita akan terus kembangan ke palaku lainnya yang terlibat dalam kasus ini," ujar Ricky yang baru menjabat Kapolsek Batam Kota itu. 

Sebelumnya jajaran Kapolsek Batam Kota berhasil mengamankan dua pelaku residivis curanmor. Beserta beberapa alat bukti dua unit motor metic. 

Polisi sempat melakukan penembakan karena pelaku melakukan perlawanan saat di tangkap. Pelaku melancarkan aksinya mengunakan kunci T.

(tan)