Batam Kota dan Nagoya Jadi Kawasan Uji Coba Sistem e-Parking
Ilustrasi.
Batam - Kawasan Batam Kota dan Nagoya akan menjadi lokasi uji coba sistem e-parking di Batam. Uji coba sistem ini akan dimulai pada awal Desember mendatang.
Kepala UPT Parkir Dins Perhubungan Kota Batam, Alexander Banik mengungkapkan sistem e-parking ini akan diterapkan di 100 titik. Kawasan ruko perniagaan serta kompleks perkantoran menjadi prioritas penerapan sistem ini.
"Untuk penandatanganan kerjasamanya atau MoU antara e-parking Dishub Batam dengan pihak operator yakni Telkmosel sudah berjalan terkait t-cash-nya. Namun nanti masih harus ada turunan-turunan lagi setelah MoU, yakni berupa perjanjian kerja sama (PKS)," ujar Alex, Kamis (29/11/2018).
Untuk perjanjian kerja sama ini, akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama lanjut, Alex, tentu perjanjian kerja sama untuk menghubungkan atau mengintegrasikan antra e-parking Batam dengan t-cash Telkomsel.
"Setelah terintegrasi, nantinya baru kami ujicobakan untuk melihat ada tidaknya kendala atau permasalahannya di sistem e-parking. Sebab itu kan sudah ada aturannya terkait hak atas kekayaan intelektualnya seperti sistem pembayarannya bagaimana," jelasnya.
Sistem ini diakui Alex tidak serta merta bisa dilakukan secara langsung atau dalam waktu singkat. Karena sistemnya harus diupload dulu ke playstore ataupun ios untuk menghindari adanya sistem kerusakan.
"Aplikasi e-parking nantinya akan ada tiga. Pertama aplikasi yang diunduh melalui playstore nanti adalah aplikasi untuk masyarakat selaku pengguna, kedua aplikasi khusus untuk jukirnya sendiri. Itu tak boleh dicampur. Terakhir aplikasi untuk Dishub yang berfungsi mengontrol jukir dan masyarakat selaku pengguna,” katanya.
Setelah itu pihaknya akan membuat perjanjian kerjasama, lalu sistemnya diperbaiki. Kemudian sistem e-parking tersebut baru bisa upload di playstore ataupun IOS.
“Selanjutnya masyarakat bisa mengunduh aplikasi itu," ucapnya.
Ujicoba sistem ini akan dilakukan pada pertengahan Desember nanti. Kesempatan itu juga digunakan untuk menyosialisasikan sistem e-parking ke masyarakat.
"Itupun nanti dari Telkomsel juga akan membantu mensosialisasikan penerapan e-parking ke masyarakat Jadi tak hanya kami dari Dishub sendiri yang akan menyosialisasikan e-parking," kata dia.
Setelah itu pihaknya juga akan membuat analisis ataupun penilaian, seperti apa animo masyarkat terkait penerapan e-parking. Sebab, biasanya masyarakat itu paling tak mau dengan hal yang ribet.
Sebaliknya, pada e-parking sendiri, untuk bisa digunakan, masyarakat pengguna harus terlebih dahulu mendaftarkan identitas diri pada aplikasi e-parking atau t-cashnya.
"Kami terapkan e-parking ini, tujuan utamanya adalah untuk mencegah dan meminimalisir tingkat kebocoran perparkiran di Batam. Soal target, kami realistis saja, 50 persen tercapai pendapatan dari jumlah titik e-parking sudah bagus sekali. Kalau keinginan kami sendiri 100 e-parking bisa berjalan lancar," jelas Alex.
(ret)
Komentar Via Facebook :