Lagi! Media di Kepri Diteror Orderan Fiktif, Kini Giliran Tribun Batam
Kantor Tribun Batam di Kompleks MCP, Jalan Kerapu, Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam (Foto: TribunBatam).
Batam, Batamnews - Aksi teror berupa orderan fiktif kembali menargetkan kantor media di Kepulauan Riau (Kepri). Kali ini, kantor redaksi Tribun Batam di kawasan Batu Ampar, Kota Batam, menjadi korban pada Selasa, 29 Juli 2025 pagi.
Kejadian ini terjadi tak lama setelah dua media lain, yakni Batamnews.co.id (Kota Batam) dan Ulasan Network (Kota Tanjungpinang), mengalami hal serupa. Modusnya sama: pengiriman pesanan melalui layanan instan GoSend yang tidak pernah dipesan oleh pihak redaksi.
Pemimpin Redaksi Tribun Batam, Prawira Maulana, menduga kuat bahwa aksi ini berkaitan dengan pemberitaan yang diangkat oleh media-media korban.
Baca juga: Teror Orderan Fiktif ke Perusahaan Media Berlanjut, Giliran Kantor Tribun Batam Diserbu Driver Ojol
Ia menilai, rangkaian teror ini bukan sekadar iseng, melainkan bentuk intimidasi terhadap kerja jurnalistik.
"Melihat pola yang sama terjadi di beberapa kantor media, kami meyakini ini adalah salah satu bentuk teror yang mengganggu kebebasan pers. Ini patut dicurigai berkaitan dengan produk jurnalistik yang kami terbitkan," ujar Prawira.
Akan Dilaporkan ke Kepolisian
Prawira menegaskan, Tribun Batam akan melaporkan kejadian ini secara resmi ke kepolisian. Ia berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas dan menangkap pelakunya.
"Kami tidak menganggap ini hal sepele. Teror semacam ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, kami mendorong kepolisian untuk segera menindaklanjuti laporan ini," tegasnya.
Teror dengan modus orderan fiktif dinilai sebagai upaya pembungkaman kebebasan pers. Pelaku diharapkan segera ditangkap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Komentar Via Facebook :