Teror Orderan Fiktif ke Perusahaan Media Berlanjut, Giliran Kantor Tribun Batam Diserbu Driver Ojol
Kantor Tribun Batam di Kompleks MCP, Jalan Kerapu, Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam (Foto: TribunBatam)
Batam, Batamnews – Teror ke perusahaan media di Batam berlanjut, setelah Kantor Batamnews dan Ulasan Network, kini giliran Kantor Tribun Batam di Kompleks MCP, Jalan Kerapu, Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menjadi sasaran teror orderan fiktif melalui aplikasi Gojek pada Selasa, 29 Juli 2025 pagi.
Puluhan driver ojek online (ojol) membanjiri lokasi setelah menerima pesanan palsu. Awalnya, hanya satu driver yang datang, namun jumlahnya terus bertambah hingga mencapai sekitar 30 orang pada pukul 10.45 WIB.
Tidak hanya ojol, terpantau pula satu driver taksi online yang tiba di lokasi dengan orderan serupa.
Menurut informasi yang dihimpun, para driver mendapatkan pesanan dari nama pengguna yang sama, yakni Munip Nastin Julianto. Pesanan yang diterima beragam, mulai dari pengantaran penumpang hingga pengambilan barang (Gosend).
Sebagian besar orderan menginstruksikan driver untuk mengambil barang seperti majalah atau mengantar penumpang ke dua lokasi Lapangan Tenis Pemko Batam di Sekupang, Klinik Kesehatan Pemko Batam.
Namun, setelah tiba di Kantor Tribun Batam, para driver menyadari bahwa tidak ada penumpang atau barang yang sesuai dengan pesanan. Diduga, ini adalah aksi prank atau pembajakan akun yang menyalahgunakan alamat media tersebut.
Tim Tribun Batam sedang berkoordinasi dengan pihak Gojek untuk melacak asal orderan fiktif ini.
Baca juga: Kantor Batamnews Diteror Pesanan Fiktif Melalui Aplikasi Gojek dan Grab, Puluhan Driver Berdatangan
Sementara itu, driver ojol yang dirugikan diimbau melaporkan kejadian ini melalui layanan pelanggan aplikasi untuk mendapatkan klarifikasi.
Kejadian ini memicu keluhan dari para driver yang kehilangan waktu dan pendapatan akibat orderan palsu. Pihak berwajib juga diharapkan dapat menindak pelaku pembuatan pesanan fiktif yang meresahkan ini.
Komentar Via Facebook :