Kantor Batamnews Diteror Pesanan Fiktif Melalui Aplikasi Gojek dan Grab, Puluhan Driver Berdatangan

Kantor Batamnews Diteror Pesanan Fiktif Melalui Aplikasi Gojek dan Grab, Puluhan Driver Berdatangan

Sejumlah driver online berkumpul di depan Kantor Batamnews di Batam Centre (Foto: Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam – Puluhan driver ojek online (ojol) baik dari Gojek maupun Grab di Batam menjadi korban orderan fiktif layanan pengiriman (Gosend/GrabExpress) yang mengarah ke alamat Kantor Batamnews.co.id di Batam Centre, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (27/7/2025) pagi.

Peristiwa ini mulai terjadi sejak pukul 08.00 WIB dan hingga sekitar pukul 09.00 WIB, para driver masih terus berdatangan ke lokasi setelah mendapat orderan serupa. Jumlah driver yang datang sudah mencapai hampir 100 orang. 

Seorang driver Gojek, Adi, mengatakan dirinya mendapat pesanan untuk penjemputan dokumen di kantor Batamnews. Namun, penerima pesanan menegaskan tidak pernah memesan layanan tersebut.

“Penerima kita hubungi bisa, tapi dia merasa tidak ada hubungan dan tidak sedang menunggu pesanan itu, sedangkan pemesan atau pengorder tidak bisa dihubungi karena datanya tak terlihat di aplikasi,” ujar Adi kepada Batamnews.co.id.

Kebingungan yang sama juga dialami para driver Grab yang tiba di lokasi. Mereka mengaku mendapat alamat tujuan yang sama persis, yakni kantor Batamnews. Diduga, pelaku orderan fiktif ini adalah orang yang sama.

Akibat kejadian ini, puluhan driver tampak berkumpul di depan kantor Batamnews dan membuat keramaian. Putra, sekuriti kompleks, menyebut para driver tersebut tampak kebingungan saat ditanya terkait pesanan yang mereka terima.

Pihak Batamnews menilai kejadian ini bukan sekadar keisengan. Ada dugaan kuat peristiwa ini adalah bentuk teror terhadap media.

“Kita menilai hal ini bukan sekadar iseng atau hanya kepencet, tapi kuat dugaan bentuk teror terhadap media, dan tidak menutup kemungkinan karena pemberitaan. Terornya memang ringan tapi di belakagannya bisa saja orang 'berat'. Beberapa hari lalu kita juga dapat email yang berbahaya juga. Soal ini, kita coba telusuri dan koordinasikan dengan pihak Gojek, Grab,” kata Zuhri Muhammad, CEO Batamnews.co.id.

Zuhri juga meminta pihak aplikator, baik Gojek maupun Grab, untuk bertanggung jawab dan segera menindaklanjuti kasus ini. "

“Kasihan abang-abang Gojek dan Grab-nya. Ini menjadi tanggung jawab aplikator untuk menindaklanjuti teror tersebut, tapi kita hubungi pihak aplikator tidak ada respons sama sekali,” tegasnya. Mengenai masalah teror, Zuhri mengungkapkan, sudah kerap menerima bahkan yang jauh lebih dari itu. 

Hingga berita ini diturunkan, para driver ojol masih terus berdatangan ke lokasi karena menerima orderan serupa dari akun yang diduga digunakan oleh pelaku yang sama.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :