Diduga Teror Kantor Ulasan Network & Batamnews 'Diserbu' Driver Gojek/Grab Akibat Orderan Fiktif Massal

Diduga Teror Kantor Ulasan Network & Batamnews

Kantor media Ulasan Network di Jalan DI Panjaitan, Tanjungpinang.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews – Kantor media Ulasan Network di Jalan DI Panjaitan, Tanjungpinang, mendadak "diserbu" belasan pengemudi (driver) Gojek pada pagi hari, Minggu, 27 Juli 2025. 

Kejadian ini dipicu oleh orderan fiktif massal yang menargetkan kantor tersebut.

Kronologi Keributan Pagi Itu:

Sekitar pukul 09.10 WIB, driver Gojek mulai berdatangan satu per satu ke kantor Ulasan Network. 

Jumlah mereka kian ramai. Setelah saling memeriksa identitas pengorder di aplikasi, mereka terkejut menemukan nama yang sama: Musdalifah SP Br Simanjutak.

"Tega sekali," ucap Sandi, salah satu driver, mencerminkan kekecewaan rekan-rekannya.

Baca juga: Kantor Batamnews Diteror Pesanan Fiktif Melalui Aplikasi Gojek dan Grab

Modus Orderan Fiktif:

Semua driver menerima pesanan serupa: menjemput koran di resepsionis Kantor Ulasan Network untuk diantarkan ke Gedung Daerah Tanjungpinang. Namun, saat tiba, tidak ada pesanan koran yang siap. 

Nomor telepon pengorder (0811861XXXX) teracak oleh sistem Gojek, menyulitkan penelusuran. Yang lebih mengejutkan, nomor penerima yang tertera (08228332XXXX) ternyata adalah nomor salah satu driver Gojek lainnya.

Dampak dan Kekesalan Driver:
Ini bukan kali pertama driver menjadi korban aksi serupa. Imam, driver lain, mengaku dalam sebulan terakhir sudah tiga kali menerima orderan fiktif, termasuk mengantar pakaian kotor dari rumah sakit dan makanan dari restoran.

"Kami juga pernah diminta ambil dan antar orderan makanan dari salah satu restoran ternama," katanya kesal.

Orderan fiktif bukan hanya membuang waktu dan tenaga, tetapi juga berdampak buruk pada performa driver di aplikasi. Melaporkan kejadian ini ke operator Gojek seringkali bertele-tele. Akhirnya, banyak driver memilih membatalkan (cancel) pesanan sendiri meski berisiko menurunkan performa mereka.

Pola Teror ke Media Serupa di Batam:

Kejadian di Tanjungpinang ini memiliki kemiripan mencolok dengan insiden yang terjadi lebih pagi di Kantor Batamnews.co.id, Batam. 

Sejak pukul 08.00 WIB, puluhan driver Gojek dan Grab berbondong-bondong datang ke kantor tersebut karena menerima orderan fiktif pengiriman dokumen (GoSend/GrabExpress). Hingga pukul 09.00 WIB, jumlah driver yang datang hampir mencapai 100 orang.

Seperti di Tanjungpinang, penerima di Batamnews menyangkal memesan layanan, sementara nomor pengorder tak bisa dihubungi karena datanya tersamarkan di aplikasi. Diduga, pelaku di kedua lokasi adalah orang yang sama atau menggunakan modus identik.

Dugaan Teror Terhadap Media:

Pihak Batamnews menilai kejadian ini bukan sekadar keisengan. Zuhri Muhammad, CEO Batamnews.co.id, menyatakan kuat dugaan ini merupakan bentuk teror terhadap media.

“Kita menilai hal ini bukan sekadar iseng atau hanya kepencet, tapi kuat dugaan bentuk teror terhadap media, dan tidak menutup kemungkinan karena pemberitaan. Terornya memang ringan tapi di belakangnya bisa saja orang 'berat'," tegas Zuhri. 

Ia menambahkan bahwa beberapa hari sebelumnya kantornya juga menerima email berbahaya.

Zuhri menuntut tanggung jawab penyedia aplikasi, Gojek dan Grab, untuk segera menindaklanjuti kasus ini. 

"Ini menjadi tanggung jawab aplikator untuk menindaklanjuti teror tersebut, tapi kita hubungi pihak aplikator tidak ada respons sama sekali,” keluhnya.

Baca juga: Peringatan Cuaca Libur Akhir Pekan: Gelombang Tinggi dan Hujan Petir

Tuntutan dan Langkah Selanjutnya:

Hingga berita ini diturunkan, driver ojol masih terus berdatangan ke kantor Batamnews karena orderan serupa masih muncul. 

Kedua insiden ini menyoroti kerentanan sistem aplikasi ojol terhadap penyalahgunaan untuk aksi teror atau gangguan, serta dampak nyatanya terhadap penghidupan para driver dan operasional media. 

Tuntutan utama kini tertuju pada Gojek dan Grab untuk memperketat verifikasi order, memperbaiki mekanisme pelaporan, dan memberikan respons cepat atas kasus-kasus serupa.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :