200 Anak Jalani Screening Gratis di Batam Autism Conference 2025
Clinical Director PSLC, dr. Ruwinah Abdul Karim, didampingi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto. (foto. batamnews.co.id).
Batam, Batamnews – Penawar Special Learning Centre (PSLC) menyelenggarakan Batam Autism Conference 2025 (BAC2025) di Hotel Harmoni One. Acara ini menghadirkan rangkaian kegiatan berupa talk show, workshop, pameran, serta screening gratis bagi orang tua untuk berkonsultasi mengenai anak berkebutuhan khusus.
Clinical Director PSLC, dr. Ruwinah Abdul Karim, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberi pemahaman kepada orang tua tentang terapi yang dapat diterapkan di rumah.
"Kami berharap orang tua dapat melihat langsung jenis terapi untuk anak autis sehingga bisa mempraktikkannya setelah pulang. Banyak anak berkebutuhan khusus terkendala biaya terapi, oleh karena itu kami menyediakan screening gratis hari ini," ujarnya didampingi Marketing Manager Hospital Penawar Johor, Haslinda Abdul Rahman.
Baca juga: Korban Ledakan MT Federal II di PT ASL Bertambah, Tim Labfor Mabes Polri Masih Olah TKP
Sebanyak 200 orang tua mendaftar untuk screening. "Kami menyiapkan banyak stand agar semua peserta terlayani. Setelah screening, orang tua akan menerima laporan singkat kondisi anak yang dapat dibagikan ke terapis untuk penanganan lebih lanjut," jelas dr. Ruwinah.
BAC2025 merupakan konferensi kedua di Indonesia setelah sebelumnya digelar di Malang pada Oktober 2024.
"Tujuan utama kami adalah meningkatkan kesadaran bahwa autisme bukan kegilaan atau sakit mental. Mereka hanya memiliki cara belajar berbeda. Kami juga ingin membantu orang tua menyusun rencana awal untuk anak-anak ini," tambahnya.
Dia menyebutkan, prevalensi autisme saat ini mencapai 1 dari 600 anak di dunia. "Pandemi tidak hanya Covid-19, tapi juga autisme. Pemerintah dan masyarakat harus beradaptasi dengan keberadaan anak autis," tegasnya.
PSLC Malaysia telah memiliki 26 cabang dengan 26.000 pasien dan menerima sekitar 9.000 kasus baru per tahun.
Baca juga: Baru Diresmikan, Gedung Perpustakaan Umum Lingga Senilai Rp 9,96 Miliar Sudah Bocor
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengungkapkan bahwa kasus autisme di Batam terus meningkat setiap tahun, meski penyebab pastinya belum diketahui.
"Kami terus mengembangkan pendidikan inklusi dengan melibatkan penyandang autisme di sekolah, baik negeri maupun swasta," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :