Terbaru! Kekerasan Anak di Kepri Kembali Terjadi, Kali Ini di Ponpes Bintan
Ilustrasi
Bintan, Batamnews – Kasus kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kepulauan Riau. Setelah sebelumnya ramai di Batam, kini kabar miris datang dari Kabupaten Bintan, tepatnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin, Tanjunguban.
Seorang santri diduga menjadi korban penganiayaan oleh kakak kelasnya. Perwakilan Ponpes Mambaus Sholihin, Abdul Majid, ketika dikonfirmasi pada Selasa, 27 Mei 2025, membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, insiden ini terjadi dua minggu lalu dan melibatkan empat orang kakak kelas yang baru saja dikukuhkan sebagai pengurus pondok.
Baca juga: Kepala Sekolah MTSN 1 Batam Jelaskan Kronologi Kekerasan Siswa hingga Patah Tulang
"Benar, saat ini sedang dalam proses," ujar Abdul Majid, sembari menegaskan bahwa pihak ponpes telah mengambil langkah persuasif dengan melakukan mediasi antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah.
Sementara itu, Kapolsek Bintan Utara, Kompol Nurman, menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil perwakilan Ponpes Mambaus Sholihin untuk dimintai keterangan.
"Kita mau ambil keterangan di Polsek, tapi belum datang," kata Nurman.
"Kita undang hari ini, tapi kalau tidak datang, kita ke sana (Ponpes)," tegasnya.
Baca juga: Camay Bacok Kepala Anak Sambungnya 2 Kali, Korban Dapat 8 Jahitan – Pelaku Menangis Sesali Perbuatan
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap lingkungan pendidikan, terutama di asrama atau pondok pesantren, untuk mencegah tindak kekerasan antarsantri.
Masyarakat pun menanti langkah tegas dari pihak berwajib dan ponpes dalam menangani kasus ini. Laporan lebih lanjut masih terus berkembang.

Komentar Via Facebook :