Operator Excavator di Bintan Diduga Jadi Dukun Cabul, Kabur ke Waduk Habitat Buaya
Ilustrasi
Bintan, Batamnews – Polres Bintan mengamankan seorang pria berinisial FI (42), seorang operator excavator di salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bintan, yang diduga melakukan praktik perdukunan cabul.
Pelaku memaksa korban menjalani ritual hubungan layaknya suami istri sebagai bagian dari "pengobatan".
FI ditangkap setelah pengejaran dramatis di Perumahan Griya Hang Lengkir Indah, Kota Tanjungpinang.
Bahkan, ia sempat berusaha melarikan diri dengan bersembunyi di waduk bekas galian yang dikenal sebagai habitat buaya.
Baca juga: 13 Pelaku Pencurian Kabel SWRO Dibekuk, Polresta Tanjungpinang Ungkap Kerugian Besar
Kasihumas Polres Bintan AKP Prasojo membenarkan penangkapan tersebut. "Memang benar ada praktik dugaan dukun cabul yang kita amankan. Pelaku saat ini sudah berada di Mapolsek Bintan," jelas Kasi Humas Polres Bintan.
Sementara itu Kanit PPA Polres Bintan, Ipda Rafi Yudhantara, mengatakan kasus ini pertama kali terjadi pada Januari 2024. Modus FI adalah memaksa korban melakukan hubungan intim dengan dalih ritual. Jika korban menolak, pelaku melakukan pemukulan dan intimidasi.
"Masih diperiksa, namun modusnya memang melakukan praktik hubungan suami-istri kepada korban. Jika tidak berkenan, korban akan dipukul dan diintimidasi," tambahnya.
Pelaku sempat melarikan diri ke Tanjungpinang, memaksa polisi melakukan pengejaran intensif. FI bahkan nekat bersembunyi di waduk bekas galian yang diduga menjadi habitat buaya.
Baca juga: Karyawan Resort di Bintan Curi Uang Bos Rp80 Juta Saat Salat Subuh, Terancam 7 Tahun Penjara
"Pelaku sempat berusaha kabur, namun petugas berhasil mengamankannya saat hendak melarikan diri ke dalam waduk," ujar Ipda Rafi.
Saat ini, FI beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bintan untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Motif pelaku masih kami dalami, termasuk apakah ada korban lain," tutup Ipda Rafi.
Polres Bintan menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini dan memberikan perlindungan hukum bagi korban.
Komentar Via Facebook :