Belasan Mantan Karyawan Restoran Korea di Batam Laporkan Gaji Tak Dibayar dan Pemecatan Sepihak ke Disnaker
aporkan mantan pekerjanya ke Dinas Ketenagakerjaan karena tidak membayarkan gaji mantan pekerjanya dan melakukan pemecatan secara sepihak. (Dok. Batamnews.co.id)
Batam, Batamnews - Belasan mantan pekerja sebuah restoran Korea melaporkan masalah gaji yang belum dibayarkan dan pemecatan sepihak ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam.
Restoran tersebut beroperasi di bawah PT. Wooraeok Kfood Indonesia yang berlokasi di Jalan Teuku Umar Unit OS-3, Nagoya Hill Shopping, Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
PT. Wooraeok Kfood Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang fashion serta Food and Beverage (F&B). Restoran Korea Wooraeok Kfood Indonesia telah beroperasi sejak April 2024 di bawah kepemimpinan Yong Seok Choi, seorang Warga Negara Asing asal Korea.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Batu Aji, Ternyata Sudah Beraksi 22 Kali
"Saya dan belasan rekan lainnya belum menerima gaji kami setelah mengundurkan diri. Ini adalah hak kami yang wajib dipenuhi oleh perusahaan," ujar TH, mantan karyawan Wooraeok Kfood Indonesia, kepada batamnews.co.id, Kamis, 15 Agustus 2024.
TH menjelaskan bahwa gaji bulan Juni 2024 sebesar Rp4,6 juta yang menjadi haknya belum dibayarkan oleh perusahaan.
"Ketika kami menagih, manajemen meminta kami langsung menghubungi bos Choi, karena mereka tidak bisa mengambil keputusan. Ini sama saja dengan manajemen lepas tangan. Kami sudah mencoba menghubungi bos, tetapi tidak direspons, bahkan ada teman-teman yang sampai diblokir," ungkap TH.
Sementara itu, FN, mantan Manajer Wooraeok Kfood Indonesia, menyatakan kekecewaannya karena dipecat secara sepihak dan gajinya yang sebesar Rp7 juta hingga kini belum dibayarkan oleh perusahaan.
"Manajemennya tidak jelas dan bosnya arogan. Saya dipecat hanya karena meminta hari libur yang menjadi hak saya, dan hingga sekarang gaji saya belum dibayarkan," ucap FN dengan nada kesal.
FN juga mengungkapkan bahwa selama menjabat sebagai manajer, sudah banyak pekerja yang dipecat secara sepihak dengan alasan yang tidak masuk akal.
"Selama saya menjadi manajer, banyak pekerja yang diberhentikan dengan alasan yang tidak masuk akal. Peraturan di Wooraeok Kfood Indonesia ini benar-benar tidak masuk akal," kata FN.
Baca juga: Modus Baru Penipuan Pinjaman Online Terungkap di Batam, Warga Kehilangan Uang Tanpa Pinjam
Atas kejadian ini, belasan mantan pekerja Wooraeok Kfood Indonesia telah melaporkan masalah ini ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam guna mendapatkan keadilan atas hak mereka dan meminta perusahaan untuk memenuhi kewajibannya.
Saat dikonfirmasi, Yong Seok Choi, salah satu pemilik Restoran Korea Wooraeok Kfood Indonesia, menyatakan bahwa dirinya sedang berada di pesawat.
"Saya dalam pesawat. Orang saya akan hubungi," ujarnya kepada batamnews.co.id melalui pesan WhatsApp.

Komentar Via Facebook :