Minim Anggaran, Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Tanjungpinang 2024 Dikurangi
Rumah tidak layak huni (RTLH).
Tanjungpinang, Batamnews – Program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) yang sebelumnya direncanakan untuk 100 unit rumah di Kota Tanjungpinang akan mengalami pengurangan.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perkim Kota Tanjungpinang, Agutiawarman, sebagai OPD Pelaksana program tersebut.
Agutiawarman menjelaskan bahwa pengurangan ini kemungkinan besar terjadi karena keterbatasan anggaran di Pemerintah Kota Tanjungpinang saat ini.
"Karena sekarang kita kena rasionalisasi mengingat keterbatasan anggaran Pemko Tanjungpinang," ujarnya saat ditemui pada hari Jumat, 12 Juli 2024.
Baca juga: Seleksi Calon Kepala KPBPB Bintan Wilayah Tanjungpinang Dibuka, Ini Syarat dan Cara Pendaftarannya
Hingga kini, anggaran bantuan RTLH tersebut masih dalam proses perhitungan oleh TAPD Kota Tanjungpinang, sehingga Agutiawarman belum bisa memastikan berapa jumlah unit rumah yang akan dikerjakan oleh Dinas Perkim pada tahun 2024.
"Mungkin bisa saja cuma 30 atau 40 unit rumah, dan sisanya di tahun berikutnya," tambahnya.
Program ini tidak hanya mengandalkan anggaran APBD Kota Tanjungpinang, namun juga akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri. "Nanti rencananya dibantu juga dari Pemprov Kepri," ucap Agutiawarman optimis.
Terkait pendataan penerima bantuan RTLH, Agutiawarman menjelaskan bahwa proses tersebut akan tetap berjalan. Data yang dikumpulkan akan disusun menjadi database masyarakat penerima bantuan yang dapat digunakan untuk program lainnya.
"Tapi untuk penerimanya kita ranking lagi, mana yang lebih prioritas," katanya.
Program yang sebelumnya dianggarkan sebesar Rp2 miliar ini diharapkan bisa diselesaikan pada akhir tahun ini. Meskipun hingga hari ini program tersebut belum berjalan, Agutiawarman optimis bahwa perbaikan RTLH akan selesai tepat waktu.
"Kan kita cuma memperbaiki saja seperti bedah rumah, bukan membangun, jadi estimasi satu bulan itu bisa selesai,” ujarnya mengakhiri.
Dengan adanya dukungan dari Pemprov Kepri dan optimisme dari Dinas Perkim Kota Tanjungpinang, diharapkan program bantuan RTLH ini dapat berjalan dengan baik meski mengalami pengurangan jumlah unit rumah yang akan diperbaiki.
Komentar Via Facebook :