DPRD Batam Dukung Optimalisasi Pengelolaan Parkir dengan Pembelian Stiker Parkir Tahunan

DPRD Batam Dukung Optimalisasi Pengelolaan Parkir dengan Pembelian Stiker Parkir Tahunan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menunjukkan dukungan penuh terhadap optimalisasi pengelolaan parkir dengan membeli stiker parkir tahunan yang disediakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub). (Foto: istimewa)

Batam, Batamnews - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menunjukkan dukungan penuh terhadap optimalisasi pengelolaan parkir dengan membeli stiker parkir tahunan yang disediakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Pembelian stiker ini dilakukan di konter yang dibuka di Gedung DPRD pada hari Rabu, 10 Juli 2024.

Sejumlah anggota DPRD terlihat antusias mendatangi konter stiker parkir yang berlokasi di ruangan depan, tepat di tepi tangga menuju lantai dua. Dua petugas Dishub melayani proses pembelian dengan meminta fotokopi STNK dan menginput data ke aplikasi berlangganan melalui sebuah notebook.

Ketua DPRD Nuryanto dan Wakil Ketua II Muhammad Yunus Muda turut serta dalam pembelian stiker. Mereka menyaksikan langsung pemasangan stiker pada kaca depan bagian dalam mobil mereka oleh petugas Dishub. Selain itu, mobil milik Wakil Ketua III Ahmad Surya juga dipasangi stiker parkir tahunan.

Baca juga: Parkir di Ruko Dekat Nohil Batam Rapi dan Helm Dibungkus, Warga: Bayar Mahal Juga Ikhlas

"Salah satu ketentuan dalam Perda tentang Parkir menetapkan sistem parkir berlangganan ini. Biayanya untuk mobil Rp 600 ribu per tahun dan Rp 250 ribu per tahun untuk sepeda motor," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembelian stiker oleh anggota DPRD merupakan bentuk dukungan terhadap pengelolaan parkir yang baik untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. Nuryanto, yang akrab disapa Cak Nur, memastikan bahwa stiker tersebut berlaku untuk parkir umum di tepi jalan, bukan untuk tempat khusus seperti pusat perbelanjaan, bandara, dan pelabuhan.

"Dengan harga stiker ini, rinciannya hanya sekitar seribuan rupiah per hari. Jika kita semua berlangganan, tentu akan mengurangi loss pendapatan dari sektor retribusi parkir. Pembelian stiker hari ini adalah bentuk komitmen kita dengan sistem parkir tahunan sesuai amanah Perda," ujar Cak Nur.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menggunakan stiker tersebut dan yakin akan keamanan kendaraannya. Cak Nur menekankan bahwa jika ada juru parkir yang tetap memungut biaya, masyarakat diminta segera melaporkannya karena ada ketentuan pidana yang berlaku.

Baca juga: Pengguna Jasa Pelabuhan Punggur Kecewa Terhadap Petugas Parkir Centerparking, Usai Geser dan Rapikan Kendaraan Sendiri

"Jika ada yang tetap memungut, ambil fotonya dan laporkan. Ada satgas yang akan menindak mereka," tambah Muhammad Yunus Muda.

Cak Nur juga menghimbau seluruh juru parkir untuk tetap melayani kendaraan yang memiliki stiker parkir berlangganan. "Yang ada stiker ini wajib dilayani dan jangan sekali-kali dipungut parkirnya karena bisa dikenakan pidana. Bisa jadi persoalan jika tetap dipungut," tegasnya.

Dengan inisiatif ini, DPRD Kota Batam berharap dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan parkir dan mendorong partisipasi masyarakat dalam program parkir berlangganan demi optimalisasi pendapatan daerah.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews