Antusiasme Warga Rempang Jelang Pilkada Batam 2024: Harapkan Pemimpin yang Pahami Kebutuhan Warga

Antusiasme Warga Rempang Jelang Pilkada Batam 2024: Harapkan Pemimpin yang Pahami Kebutuhan Warga

Menjelang Pilkada 2024, dinamika politik di Kota Batam semakin menarik perhatian warga. Perbincangan seputar calon-calon yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah terus bergulir, mulai dari forum-forum formal hingga obrolan santai di warung kopi.

Batam, Batamnews - Menjelang Pilkada 2024, dinamika politik di Kota Batam semakin menarik perhatian warga. Perbincangan seputar calon-calon yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah terus bergulir, mulai dari forum-forum formal hingga obrolan santai di warung kopi.

Batamnews melakukan wawancara dengan beberapa warga Rempang, yang terdampak proyek Rempang Eco City, untuk mengetahui pandangan mereka terkait Pilkada Batam 2024.

Wati (43), warga Kampung Sembulang, menyatakan komitmennya untuk menggunakan hak pilih pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam yang akan diselenggarakan November 2024 mendatang.

"Tentu kami akan menggunakan hak pilih kami sebagai warga Rempang," ujarnya kepada batamnews.co.id, Kamis, 11 Juli 2024.

Ketika ditanya mengenai nama-nama calon yang saat ini ramai diberitakan akan maju dalam Pilwako Batam, Nia mengaku sudah memiliki pilihannya sendiri. Ia berharap sosok yang terpilih nantinya adalah orang yang benar-benar memahami kebutuhan warga Rempang.

Senada dengan Wati, warga lainnya, juga mengungkapkan hal yang sama. 

"Pastinya memilih, semoga Pilkada ke depan berjalan dengan lancar," katanya. Itu menambahkan bahwa dirinya dan beberapa warga lain telah menetapkan satu nama yang dianggap menjadi harapan mereka.

Meski demikian, baik Wati maupun Itu tidak menyebutkan secara spesifik siapa sosok yang mereka maksud. Hal ini menunjukkan bahwa warga Rempang cukup berhati-hati dalam mengungkapkan pilihan politiknya.

Komitmen warga Rempang untuk berpartisipasi dalam Pilkada 2024 ini menjadi sinyal positif bagi demokrasi di tingkat lokal. Terlepas dari dampak proyek Rempang Eco City yang mereka alami, warga tetap antusias untuk menggunakan hak pilihnya dan berharap dapat memilih pemimpin yang mampu memperjuangkan kepentingan mereka.

Pilkada Batam 2024 diprediksi akan menjadi ajang pertarungan politik yang menarik, mengingat berbagai isu yang tengah berkembang di kota ini, termasuk proyek Rempang Eco City yang cukup kontroversial. 

Partisipasi aktif warga dalam proses demokrasi ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan positif bagi Kota Batam secara keseluruhan.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews