Viral Video Pengeroyokan di Karimun, Empat Pelaku Berhasil Diamankan Polisi di Batam

Viral Video Pengeroyokan di Karimun, Empat Pelaku Berhasil Diamankan Polisi di Batam

Empat pelaku pengeroyokan yang videonya viral di Karimun digiring pihak kepolisian. (Foto: istimewa)

Karimun, Batamnews - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengeroyokan yang sempat heboh di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di depan Hotel Golden, Jalan A Yani, Karimun, dan berhasil terekam dalam sebuah video yang menunjukkan seorang pria, GB, menjadi korban pengeroyokan oleh tiga pria dan dua wanita.

Sementara itu, terlihat juga satu orang laki-laki dalam video tersebut, berusaha untuk melerai dan menghalangi korban mendapat pukulan. Berdasarkan laporan korban, inisial GB, kejadian itu diketahui pada Minggu 30 Juni 2024 sekira pukul 06.00 WIB.

Kepolisian yang bergerak cepat setelah menerima laporan korban, berhasil mengamankan empat orang pelaku pengeroyokan pada Jumat, 5 Juli 2024, di Bukit Tempayan, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. Keempat pelaku tersebut adalah GA (21 tahun), JP (22 tahun), Z (29 tahun), dan D (20 tahun).

Baca juga: Rocky Marciano Bawole Dapat Dukungan dari Seniman dan Scaffolder untuk Pilkada Karimun 2024

"Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Karimun melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan 4 orang pelaku tindak pidana pengeroyokan di Kota Batam," kata Kasat Reskrim Polres Karimun AKP M. Debby Tri Andrestian.

Dijelaskannya, pengeroyokan tersebut berawal dari korban bersama temannya inisial A, memesan wanita penghibur melalui aplikasi dengan bayaran Rp 250.000. Selanjutnya, perempuan tersebut datang ke kamar yang telah dipesan pelapor, dan langsung meminta uang bayaran sebesar Rp 250.000.

Namun, setelah mengambil uang dari pelapor, lalu perempuan tersebut mengatakan kepada pelapor bahwa perempuan ingin pulang.

"Lalu pelapor kembali meminta uang yang telah di berikan kepada perempuan tersebut dikarenakan belum melakukan hubungan," ujarnya.

Baca juga: Pertunjukan Reog Gembong Singo Mudo Semarakkan Tahun Baru Islam di Karimun

Karena sama-sama tidak terima, terjadilah pertikaian sampai di luar hotel. Tiba-tiba pelapor diserang beberapa orang dan dikeroyok. Korban mendapatkan pukulan dan tendangan ke bagian tubuhnya.

"Modus pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban, di karenakan para pelaku tidak menerima bahwa uang yang sudah di berikan kepada salah satu pelaku lainya di ambil kembali oleh korban," ucap Kasat.

Untuk pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku yaitu Pasal 170 Ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Barang siapa yang dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews