Suyito: Borong Partai Politik, Calon Kepala Daerah Belum Tentu Menang

Suyito: Borong Partai Politik, Calon Kepala Daerah Belum Tentu Menang

Sosiolog Politik dan Peneliti Senior INSPIRE Kepri, Suyito, PhD. (Foto: istimewa)

Tanjungpinang, Batamnews – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kepulauan Riau (Kepri) tahun ini menyuguhkan dinamika politik yang menarik. Salah satu fenomena yang mencuri perhatian adalah sejumlah calon kepala daerah yang berhasil mendapatkan dukungan dari berbagai partai politik besar. 

Meski demikian, dukungan luas dari partai politik belum tentu menjamin kemenangan mereka.

Sosiolog Politik dan Peneliti Senior INSPIRE Kepri, Suyito, PhD menilai bahwa mengamankan dukungan partai-partai besar memang memberikan keuntungan strategis dalam bentuk akses dana kampanye yang lebih besar dan jaringan politik yang lebih luas. 

Namun, ia menekankan bahwa faktor-faktor lain seperti popularitas, rekam jejak, dan kemampuan calon dalam memahami serta menangani isu-isu lokal seringkali lebih menentukan dalam memenangkan hati pemilih.

Baca juga: Pengamat Prediksi Pilkada Tanjungpinang Bakal Diikuti Dua Kandidat Paslon

“Dukungan partai politik memang penting, tapi tidak cukup. Pemilih sekarang lebih kritis dan cerdas. Mereka melihat rekam jejak, integritas, dan visi misi calon dalam memajukan daerah mereka,” kata Suyito kepada batamnews.co.id, Selasa, 9 Juli 2024.

Dari berbagai riset yang dilakukan berbagai lembaga survey menunjukkan bahwa 58% responden lebih memilih calon yang memiliki rekam jejak bersih dan program kerja yang jelas, dibandingkan dengan 42% yang lebih memilih calon berdasarkan dukungan partai politik.

Selain itu, tantangan besar juga datang dari media sosial. Kampanye di era digital memungkinkan calon dengan dukungan minimal dari partai politik tetap dapat menjangkau pemilih secara luas. Penggunaan media sosial yang efektif dapat meningkatkan popularitas dan elektabilitas calon secara signifikan.

“Media sosial memberi peluang bagi semua calon untuk bersaing secara lebih adil. Yang penting adalah bagaimana mereka memanfaatkan platform ini untuk menyampaikan visi dan program kerja mereka secara efektif,” ujar Suyito.

Baca juga: PKS Usulkan Dua Nama Bacalon Wali Kota Batam ke DPP, Ada Marlin dan Amsakar

Dalam konteks ini, para calon kepala daerah yang mendapat dukungan dari banyak partai politik perlu menyadari bahwa strategi kampanye yang efektif, pemahaman mendalam terhadap isu-isu lokal, serta keterlibatan langsung dengan masyarakat adalah kunci untuk memenangkan Pilkada. 

Dukungan partai politik memang penting, tetapi tanpa upaya nyata dalam meraih kepercayaan dan dukungan pemilih, kemenangan masih tetap berada di tangan masyarakat.

"Sebagai lembaga riset sosial dan politik kita siap bekerjasama dengan berbagai pihak yang ingin mendapatkan insigh-insigh atau masukan-masukan berharga untuk Pilkada mendatang dan edukasi politik," tutup Suyito, PhD.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews