Terungkap! Pelaku Pencurian di Masjid AT-Taqwa Terpantau CCTV Berusia 12 Tahun, Pengurus Masjid Pilih Jalur Mediasi

Terungkap! Pelaku Pencurian di Masjid AT-Taqwa Terpantau CCTV Berusia 12 Tahun, Pengurus Masjid Pilih Jalur Mediasi

Tangkapan layar pelaku saat melakukan aksinya yang terekam CCTV masjid.

Tanjungpinang, Batamnews - Polisi berhasil menangkap pelaku pencurian uang imam dan kotak infak Masjid AT-Taqwa yang beraksi sebanyak tiga kali di masjid yang berlokasi di Jalan Sumatera, Kota Tanjungpinang. 

Pelaku tersebut adalah UA, seorang bocah berusia 12 tahun yang masih duduk di kelas 6 SD. Pelaku ditangkap oleh personel Polsek Tanjungpinang Barat bersama warga saat sedang bermain di kawasan Jalan Sumatera. 

“Setelah kasus ini viral, kami melakukan penyelidikan. Hasilnya, pada pukul 11 tadi kami berhasil mengamankan pelaku yang ternyata anak di bawah umur,” ujar Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Andri Warman, Selasa, 15 Mei 2024.

Baca juga: Razia Pajak Kendaraan Bermotor di Tanjungpinang: 96 Kendaraan Terjaring, Total Penerimaan Rp 42 Juta

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pencurian di Masjid AT-Taqwa sebanyak tiga kali, dengan total kerugian sekitar Rp1 juta. Berdasarkan pengakuan UA, uang hasil pencurian tersebut digunakan untuk memperbaiki sepeda dan membeli jajanan. 

“Dari pengakuannya, uang itu untuk keperluannya. Sepedanya rusak, jadi dia butuh uang untuk mengganti ban dan membeli rantai. Sisanya untuk jajan,” tambah Kapolsek.

Menanggapi kasus ini, pihak kepolisian langsung melakukan mediasi mengingat pelaku masih anak di bawah umur. Hasil mediasi menunjukkan bahwa pihak Masjid tidak ingin memperpanjang kasus ini ke ranah hukum dengan mempertimbangkan kondisi keluarga pelaku.

Baca juga: Tim Gabungan Gagalkan Upaya Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp25 Miliar di Jambi

“Pengurus Masjid dan keluarga pelaku kita panggil untuk mediasi. Disepakati bahwa pihak Masjid tidak ingin melapor ke pihak berwajib. Sebagai gantinya, pelaku dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi,” pungkas Iptu Andri Warman.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews