Update Banjir Tanjungpinang: Jalan Wacopek Parah Terendam, Jalur Alternatif Tertutup!

Update Banjir Tanjungpinang: Jalan Wacopek Parah Terendam, Jalur Alternatif Tertutup!

Jalan Wacopek antara Tanjungpinang dan Kijang banjir.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kota Tanjungpinang, Bintan, dan sekitarnya, Kamis, 25 Januari 2024, menyebabkan sejumlah wilayah tergenang banjir. 

Salah satu dampak serius dari bencana ini adalah terendamnya Jalan Wacopek, jalan penghubung vital antara Kota Tanjungpinang dan Kijang, Bintan. Banjir yang dipicu oleh curah hujan intens selama beberapa jam membuat jalan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan. 

Jalur alternatif yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk berpergian antar kedua kota ini kini terputus, menciptakan kerugian besar bagi pengendara yang terjebak di tengah banjir.

Baca juga: Cemburu Gebetannya di Bonceng, Pemuda di Tanjungpinang Bakar Motor Teman Sendiri

Banyak pengendara terpaksa menghentikan perjalanan mereka karena kendaraan mereka "mogok" di tengah Jalan Wacopek yang terendam. Diduga, luapan air dari kali di tepi jalan menjadi penyebab utama terjadinya genangan air yang cukup tinggi. 

Beberapa kendaraan bahkan dikabarkan terancam mengalami kerusakan akibat kondisi tersebut.

Menurut pantauan dari tim batamnews.co.id di lapangan, banjir yang melanda Jalan Wacopek masih belum mengalami penyusutan. Air genangan diperkirakan hampir mencapai lutut orang dewasa, membuat banyak pengendara enggan melanjutkan perjalanan mereka.

Beberapa pengendara yang berani melintasi Jalan Wacopek terpaksa turun dari kendaraan mereka untuk memastikan kondisi jalanan. 

Baca juga: Hampir Tiga Ribu Lebih Kendaraan di Kota Tanjungpinang Tidak Melakukan Uji Kir 

Banyak di antara mereka yang akhirnya memilih untuk memutar arah dan mencari rute alternatif karena khawatir kendaraan mereka akan rusak akibat genangan air yang belum surut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang dan tim penyelamat terus berupaya menangani dampak banjir ini. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk evakuasi yang diberikan oleh pihak terkait. 

Pemerintah daerah juga diharapkan segera merespon situasi ini untuk meminimalkan kerugian dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :