Hujan Deras Rendam Kota Tanjungpinang, Sejumlah Perumahan dan Jalan Terendam Banjir Malam ini
Situasi di Batu 3 atau Kilometer 3, Jalan Suka Berenang Tanjungpinang, beberapa kendaraan mogok akibat banjir.
Tanjungpinang, Batamnews - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis malam, 30 November 2023, menyebabkan sejumlah perumahan dan jalan utama terendam banjir.
Akibat curah hujan yang tinggi, beberapa perumahan seperti Perumahan Jala Bestari, Perumahan Taman Harapan Indah, dan Perumahan Nusaraya Indah, serta jalan-jalan utama seperti Jalan DI Panjaitan, Jalan Angrek Merah, dan Jalan Sukaberenang dilanda banjir.
Banjir tersebut merendam bagian jalan hingga ke rumah warga, menciptakan pemandangan yang sulit dipercaya di beberapa lokasi. Tanah sekitar juga terbawa arus, membentuk lapisan lumpur di beberapa daerah terkena dampak.
Baca juga: Tilang Elektronik Resmi Berlaku di Tanjungpinang, Tips Aman Berkendara di Daerah Batu 7
Sebuah video amatir merekam momen banjir yang merendam Perumahan Jala Bestari, menunjukkan seorang warga mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap tingginya air yang melanda daerah tersebut.
“Lihatlah perumahan Jala Bestari ini. Kaya mana lah banjir seperti ini,” ujar seorang warga dalam video tersebut.
Banjir juga melanda Jalan Suka Berenang Batu 3 dan Jalan Pemuda di Kota Tanjungpinang pada malam yang sama. Kendaraan bermotor, khususnya roda dua, mengalami kesulitan melintasi daerah tergenang air, bahkan beberapa di antaranya mogok karena ketinggian air menutupi knalpot.
Baca juga: Ketua PKK Kota Tanjungpinang: Status IG Tersebut untuk Keluarga, Penjelasannya Soal Mantan Wako
Banjir ini terjadi sejak pukul 18.00 WIB atau waktu Maghrib dan masih berlanjut, merendam sejumlah rumah dan bahkan kos-kosan. Aldi, seorang warga setempat, menyampaikan, “Ada kos-kosan terendam juga. Ada juga rumah warga yang terendam karena memang jalannya rendah.”
Selain itu, Jalan Sulaiman Abdullah dan Lorong Skip juga tidak luput dari dampak banjir, merendam sejumlah rumah warga. Aryadi, seorang warga lainnya, mengatributkan banjir ini pada hujan lebat yang disertai dengan saluran air yang mapet di gorong-gorong rumah warga.
“Paritnya mampet. Makanya setiap hujan lebat, banjir. Jadi sudah sering banjir di daerah sini kalau hujan lebat lebih dari dua jam,” ungkap Aryadi.

Komentar Via Facebook :