FKPS dan Pemuda Muslim Natuna Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Serasan di Ranai

FKPS dan Pemuda Muslim Natuna Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Serasan di Ranai

FKPS dan PC Pemuda Muslim Natuna menyalurkan bantuan untuk korban longsor Serasan. (Foto: Yanto/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Natuna, Batamnews - Forum Kita Peduli Sesama (FKPS) dan PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Natuna telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada 15 kepala keluarga pengungsi korban musibah tanah longsor yang merupakan warga asal Pulau Serasan yang berada di kota Ranai dan sekitarnya. Bantuan tersebut terdiri dari 15 paket sembako, 15 paket kebutuhan balita, dan THR.

Koordinator kegiatan, Yanto menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut dilakukan setelah melakukan open donasi dan survey terlebih dahulu untuk para pengungsi yang terdampak langsung musibah tanah longsor di Pulau Serasan yang ada di kota Ranai dan sekitarnya.

Sebelumnya, FKPS telah menyalurkan donasi tahap awal untuk bencana Serasan dengan langsung membawa bantuan tersebut ke Pulau Serasan. Yanto menyebutkan bahwa bentuk bantuan yang diberikan adalah kebutuhan pokok selama satu bulan selama bulan Ramadan untuk keluarga yang terdampak bencana.

Untuk keluarga yang memiliki balita, diberikan satu set perlengkapan balita yang lengkap dengan pampers, susu, dan makanan tambahan.

Baca juga: Cen Sui Lan Pastikan Rumah untuk Korban Longsor di Natuna Dilengkapi Furniture

"Kita mencoba memenuhi kebutuhan para pengungsi selama berada di Ranai, meski mereka saat ini kebanyakan berada di rumah saudara ataupun kenalan. Namun dikarenakan mereka tidak bekerja sehingga perlu kita bantu untuk kebutuhannya sampai sebulan ke depan," ujar Yanto.

Selain itu, Yanto juga memberikan bantuan berupa uang tunai sebagai bentuk THR untuk keperluan menjelang Lebaran nanti.

Salah seorang warga Serasan yang menjadi pengungsi, Uciana (40), mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Ibu dari tiga orang anak tersebut kini terpaksa harus mengungsi di Kelurahan Ranai Darat di salah satu rumah kontrakan saudaranya setelah kehilangan suaminya dalam musibah tersebut.

"Rumah pun kami sudah hancur, kalau menuruti kata hati rasanya kami sudah tak ingin lagi kembali ke Serasan, pak," terang Uci.

Trauma yang dialami Uci hampir sebagian besar dirasakan oleh para pengungsi Serasan lainnya. Rata-rata mereka memutuskan untuk mengungsi ke Ranai karena kehilangan salah satu anggota keluarga mereka saat musibah itu terjadi dan rata-rata sudah tidak memiliki rumah lagi akibat longsor tersebut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :