Konsorsium Air Bersih Tak Hadir, RDP Bahas Permasalahan Air Batam Diundur Februari

Konsorsium Air Bersih Tak Hadir, RDP Bahas Permasalahan Air Batam Diundur Februari

Waduk Sei Ladi, Batam yang menjadi salah satu penampung kebutuhan air baku. (Foto: ist)

Batam, Batamnews - Komisi III DPRD Kepulauan Riau (Kepri), melangsungkan rapat dengar pendapat (RDP) perihal pelayanan air bersih di Kota Batam, Selasa (24/1/2023). Namun sayangnya, konsorsium air bersih tak hadir.

RDP pun akhirnya diundur pada awal Februari sesuai surat yang dikirimkan oleh BP Batam kepada dewan.

"RDP tak jadi dilangsungkan dan mereka lewat surat yang dikirimkan minta diundur pada awal Februari," ujar Anggota Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah.

Terlepas dari itu, ia menyampaikan ketidakpuasan masyarakat atas pelayanan yang diberikan oleh SPAM maupun PT Moya. Bahkan tak sedikit masyarakat yang kecewa.

Baca juga: Siap-siap Tampung Air Lagi, SPAM Batam Lakukan Perbaikan di Wilayah Ini

Pihaknya meminta sikap dari BP Batam atas pelayanan yang terbilang buruk untuk air bersih. Irwansyah pun mempertanyakan kesanggupan dari konsorsium dalam memberikan pelayanan ke masyarakat dan juga pengelolaan air bersih.

"Mereka ini masih mampu atau tidak mengelola air bersih untuk masyarakat. Kalau mereka sanggup apa langkah-langkahnya dan kita mau uji juga teknisnya itu. Kita sudah memberikan waktu mereka 2 tahun sejak masa konsesi berakhir, harusnya mereka lebih siap dan lebih baik," kata Irwansyah.

Ia menambahkan, DPRD tak melihat pihak ketiga dalam masalah itu. Dewan hanya mengontrol pemerintah.

"Kalau misalnya BP Batam tak mampu, kita akan ajukan ini ke Menteri Perekonomian dan Komisi VI DPR RI supaya itu dievaluasi," pungkasnya.

(jun)
Komentar Via Facebook :