Modus Test Drive, Calon Pembeli di Batam Bawa Kabur Motor Saat COD
Pelaku curanmor modus COD berhasil dibekuk polisi. (Foto: Istimewa)
Batam, Batamnews - Pencurian sepeda motor dengan modus jual beli melalui sistem COD kembali terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Sebuah motor berjenis Honda Beat raib dibawa kabur.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (21/11/2022) lalu. Korban bernama Rusman saat itu menjual sepeda motor miliknya di media sosial Facebook. Saat itu, Rusman dihubungi oleh seorang pria yang berpura-pura hendak membeli motor miliknya.
"Saya dihubungi oleh pria yang mengaku hendak membeli motor saya," ujar Rusman, Sabtu (26/11/2022).
Baca juga: Beraksi di Jalan Sei Bati, Seorang Jambret Keok di Tangan Polsek Tebing Karimun
Menurutnya, saat itu pria tersebut melakukan proses penawaran harga. Sehingga saat harga sudah deal maka pria tersebut mengajak bertemu untuk melakukan transaksi.
Lanjutnya, pria tersebut mengatakan bahwa dirinya tak dapat menemui Rusman. Ia menyebutkan bahwa abangnya lah yang akan menemui Rusman untuk bertransaksi.
"Abangnya menghubungi saya, janjian bertemu di wilayah Sukajadi, Batam Kota," kata dia.
Saat bertemu, pelaku yang berjumlah dua orang tersebut hendak mengetes motor milik Rusman. Tanpa berfikir lain, Rusman pun memberikan sepeda motornya untuk di tes.
"Pelaku satu ngetes motor dan yang satu tinggal bersama motor mereka," jelasnya.
Betapa kagetnya Rusman, pelaku yang mengetes motornya tersebut malah melarikan diri. Spontan Rusman pun langsung menarik kunci motor milik rekan pelaku tersebut.
"Saya kaget motor saya dibawa kabur, saya hadang rekannya saat mau melarikan diri juga, kami sempat tarik-tarikan kunci motor karena kunci motornya saya ambil," sebutnya.
Rusman pun berteriak meminta pertolongan, sejumlah orang yang mendengar pun langsung menghampiri mereka.
Dikatakannya bahwa rekannya tersebut mengaku tak mengenal pelaku yang membawa kabur motor tersebut. Namun rekannya tersebut langsung dibawa ke Polresta Barelang untuk membuat laporan kepolisian.
Sementara itu, pada Sabtu (26/11/2022) Rusman mendapatkan kabar bahwa pelaku berjumlah dua orang telah berhasil diamankan oleh Satreskrim Polresta Barelang.
Dirinya sangat berterimakasih kepada Satreskrim Polresta Barelang yang telah merespon laporannya tersebut. Harapannya, peristiwa tersebut tak terjadi lagi dikemudian hari.
"Saya berharap tak ada peristiwa seperti itu lagi, untuk masyarakat kota Batam harus berhati-hati jangan sampai menjadi korban seperti saya," pungkasnya.
Komentar Via Facebook :