Jawaban Diplomatis Marlin soal Tak Ngantor Setahun: Cukup Allah yang Tahu..

Jawaban Diplomatis Marlin soal Tak Ngantor Setahun: Cukup Allah yang Tahu..

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina. (Dok. Batamnews)

Batam, Batamnews - Hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad dan Marlin Agustina tampak sedang tak baik-baik saja. 

Baru-baru ini, Ansar menyinggung aktivitas Marlin yang kerap kali melakukan aktivitas kampanye politik di sekolah-sekolah. Ia juga mengeluhkan jika Marlin tidak pernah ngantor selama satu tahun belakangan. 

Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran hal tersebut, Marlin irit bicara dan tampak enggan berkomentar banyak.

Baca juga: Wagub Marlin Agustina Diduga Kampanye di Sekolah, Ansar: Setahun Tak Ngantor

“Saya rasa, tanya sama beliau saja ya,” ujar Marlin saat dijumpai di Dataran Engku Putri, Batam Center, Jumat (24/11/2022). 

Marlin hanya memberi jawaban diplomatis, jika ia lebih tahu tentang pekerjaannya. “Saya yang rasakan, yang menghadapi secara langsung, cukup saya yang tahu dan Allah Subhanahu wa ta'ala,” katanya. 

Mengenai ketidakharmonisan hubungannya dengan Ansar, Marlin mengatakan tidak ingin membahas masa lalu. Ia hanya ingin fokus pada masa depan. 

Baca juga: Marlin Agustina Pimpin Persatuan Istri Karyawan Otorita Batam

“Jangan menghidupkan masa lalu, sekali-sekali boleh kita lihat, jadikan pelajaran bagi kita, yang kita lihat itu masa depan itu yang kita lakukan,” katanya. 

Ia juga menegaskan, kedepan dirinya mengerjakan tugasnya sebagai wakil gubernur dengan baik. 

“Saya kerjakan aja sesuai dengan kemampuan, yang penting tidak menjatuhkan orang atau menjelekkan orang,” ucapnya. 

Pada pertengahan November lalu, Ansar menyayangkan kegiatan Marlin ke sekolah-sekolah untuk kampanye politik. Ia mengaku sudah setahun Marlin tak masuk ke kantor, hanya berkeliling kampanye saja.

"Saya sampaikan ke Kepala Dinas Pendidikan supaya kepala-kepala sekolah yang dikunjungi Bu Wagub (Marlin) agar melapor ke kita. Beberapa kali kita lihat secara vulgar berkampanye di sekolah. Ombudsman juga menyampaikan statement supaya sekolah jangan digunakan untuk berkampanye. Lebih baik Bu Wagub membantu saya di kantor," ujar Ansar saat ditemui, Jumat (11/11/2022).

Ia juga menyinggung soal fasilitas pemerintah yang digunakan oleh Marlin sampai kepada hak dan kewajiban seorang Wakil Gubernur.

"Hampir setiap masyarakat melapor ke saya, menyebut bahwa saya tak memberi tugas dan sebagainya. Saya pertegas bahwa UU Otonomi Daerah itu sudah diatur mengenai tugas Gubernur dan Wakil Gubernur. Saya kira Bu Wagub tahu lah, soal itu. Laksanakanlah, tugasnya. Saya berkali-kali berharap ibu (wagub) datang ke kantor, kalau perlu diskusi dengan saya," katanya.

(ret)
Komentar Via Facebook :