Pengangguran Tinggi, PKK Kepri Buka Pelatihan Tingkatkan Keterampilan Kerja

Pengangguran Tinggi, PKK Kepri Buka Pelatihan Tingkatkan Keterampilan Kerja

Ketua TP-PKK Kepri membuka pelatihan kerja di BLK Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Batamnews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri), melalui TP-PKK membuka pelatihan kerja berdasarkan kompetensi bagi tenaga kerja di Aula Balai Latihan Kerja (BLK), Kota Tanjungpinang.

Pelatihan kerja tersebut diikuti oleh 120 orang dari kabupaten/kota se-Provinsi Kepri. Sementara instruktur pelatihannya sebanyak 8 orang yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kepri.

Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Ansar mengatakan, jumlah pengangguran di Kepri cukup tinggi. Tercatat pada Agustus 2022 lalu saja mencapai 8,23 persen. Kenaikan itu disumbangkan dari berbagai faktor.

Baca juga: Sah, APBD Kepri 2023 Ditetapkan Sebesar Rp 4,111 Triliun

"Penyebab utamanya dikarenakan para tenaga kerja mempunyai tingkat pendidikan atau keterampilan yang cukup rendah sehingga susah mendapatkan pekerjaan," ujar Dewi, kemarin.

Kondisi tersebut perlu disikapi serius dari seluruh pihak yang terkait. Maka melalui BLK Kepri membuka pelatihan berbasis kompetensi guna meningkatkan keterampilan kerja atau meningkatkan daya saing bagi pencari kerja di Provinsi Kepri.

"Tenaga mereka mengisi pasar kerja yang tersedia atau bisa menjadi modal keahlian dalam berwirausaha bagi tenaga kerja," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Ansar Wanti-wanti Sekolah di Kepri Kelola Dana BOS dan SPP

Anggota DPRD Kepri dari Partai Golkar ini menjelaskan, tujuan diselenggarakannya kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian bagi pencari kerja di bidang yang diikutinya. Kemudian juga meningkatkan kualitas tenaga kerja sesuai dengan tuntutan kompetensi, kemandirian dan kualitas tenaga kerja melalui pembinaan ketenagakerjaan.

Dia meminta seluruh peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat dengan tekun dan sungguh-sungguh sampai pelatihan ini selesai.

"Saya berharap pelatihan ini dapat bermanfaat dalam menambah wawasan, ilmu pengetahuan, keterampilan, dan relasi bagi para tenaga kerja, sehingga dari ilmu yang didapatkan nantinya bermanfaat dalam meningkatkan ekonomi keluarga," pungkas istri Gubernur Kepri ini.

(ary)
Komentar Via Facebook :