Kelakuan Bejat Ayah Tiri di Bintan Terkuak Gegara Cemburu

Kelakuan Bejat Ayah Tiri di Bintan Terkuak Gegara Cemburu

ilustrasi

Bintan, Batamnews - Seorang pria, DKP (30) diringkus Unit Reskrim Polsek Bintan Timur usai menjadi tersangka pencabulan seorang remaja SMA. Korban ternyata anak tirinya.

Pria yang bekerja sebagai Satpam itu mengaku sudah tujuh kali melakukan aksi bejat itu sejak Maret 2021 hingga November 2022. 

Kapolsek Bintan Timur AKP Suardi mengatakan, DKP dilaporkan istrinya sendiri. "Pihak yang melaporkan kejadian ini adalah istri pelaku sendiri. Pelaporannya kita terima Jumat (18/11/2022)," ujar Suardi, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: Polisi Ringkus Seorang Pria di Batam Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

Aksi itu dilakukan di rumahnya di Jalan Nusantara, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur. Pelaku yang bekerja sebagai satpam perusahaan menggunakan berbagai cara dengan membujuk rayu anak tirinya.

"Saat istrinya bekerja dan kedua anak kandungnya tidak berada di rumah, ia melakukannya" katanya.

Perbuatan ini terungkap pada Kamis (17/11/2022). Dimana saat itu ibu dan tantenya meihat korban dalam kondisi diam dan termenung seorang diri di rumah.

Baca juga: Diimingi Pekerjaan, Gadis Remaja di Tanjungpinang jadi Korban Pencabulan

Ketika ditanyai, korban mengaku bahwa ayah tirinya melakukan kekerasan yaitu menampar wajahnya. Itu dilakukan sang ayah karena cemburu buta karena korban dekat dengan seorang teman pria.

"Korban itu dekat sama kawan pria. Jadi pelaku cemburu dan menampar wajah anak tirinya. Hal itu dicurigai oleh ibu dan tante korban, setelah digali keterangan akhirnya korban mengakui jika sudah sering digauli ayah tirinya. Ibunya lapor ke polisi," jelasnya.

DKP dijerat Pasal 81 Ayat (3) jo pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. "Pelaku terancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun," ucap Kapolsek.

(ary)
Komentar Via Facebook :