Bikin Geram Warga, Ayah di Batam Ini Mengaku Halu saat Cabuli Anak Kandung 

Bikin Geram Warga, Ayah di Batam Ini Mengaku Halu saat Cabuli Anak Kandung 

ilustrasi

Batam, Batamnews - Polsek Sekupang menangkap AY (49), pria ini menjadi tersangka pencabulan terhadap gadis berusia 17 tahun--sebut saja bernama Bunga. Parahnya, Bunga merupakan anak kandungnya sendiri.

Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana melalui Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Ridho Lubis menyebut pencabulan itu diakui tersangka terjadi pertengahan September 2022 lalu.

 "Pelaku mengakui apa yang telah ia perbuat, ia melakukan aksi ketika di rumah tak ada orang kecuali mereka berdua," ujar Ridho, Kamis (3/11/2022).

Baca juga: Polisi Ringkus Seorang Pria di Batam Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

Tak percaya sang ayah melakukan hal itu, Bunga menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kerabat.

Tersangka AY pun diinterogasi ketat. Namun anehnya pria ini mengaku mengalami halusinasi. Menurutnya, kejadian itu di luar kesadarannya.

"Pelaku mengakui tak sadar melakukan pencabulan itu. Ia merasa dalam keadaan bermimpi  tengah menyetubuhi seorang wanita cantik. Namun ketika tersadar ternyata itu anaknya sendiri," kata Ridho. 

Baca juga: Kisah Miris Gadis SMP Natuna Melahirkan Akibat Diperkosa, Bayinya Meninggal Jatuh ke Laut

Kepada polisi Ia mengaku menangis ketika tersadar dari 'halu'-nya itu "Bahkan pelaku sempat menangis ketika sadar itu merupakan anak kandungnya," kata Kapolsek.

Pengakuan ini sempat membuat sebagian kerabatnya geram. AY nyaris diamuk massal, beruntung polisi datang dan segera mengamankannya saat itu.

"Pelaku kita amankan pada Selasa (1/17) lalu. Saat itu ia hendak diamuk massa akibat perbuatan yang tak bermoral itu," terang Iptu Ridho.

Pria ini terancam jeratan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimum 15 tahun penjara. 
 

(rez)
Komentar Via Facebook :