Terhenti 2 Hari, Pelayaran Rute Tanjungpinang-Lingga Kembali Normal

Terhenti 2 Hari, Pelayaran Rute Tanjungpinang-Lingga Kembali Normal

Penumpang berjalan di atas pelantar Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Jumat (5/8/). (Foto: Elf/batamnews)

Tanjungpinang, Batamnews - Sejumlah kapal yang melayani rute antarpulau dari Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kepulauan Riau kembali berlayar setelah sempat berhenti beroperasi selama dua hari.

Normalnya pelayaran, khususnya menuju ke Kabupaten Lingga, kembali normal sejak Kamis (4/8/2022).

"Sudah jalan lagi sejak semalam. Sudah normal lagi semuanya," kata Petugas Pengawas Bandar Keselamatan Berlayar Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang, A Martawilaya, Jumat (5/8/2022).

Petugas yang biasa disapa Yayan menyebutkan, meskipun dua hari kapal tidak berangkat, namun untuk penumpang tidak terjadi penumpukan setelah kondisi normal.

"Penumpang masih seperti hari biasa. Tidak ada penumpukan," sebut Yayan.

Diketahui berhenti beroperasinya sejumlah kapal antar pulau dari pelabuhan Sri Bintan Pura karena bahan bakar jenis solar kosong.

Baca: Sudah Dua Hari Fery Tanjungpinang-Lingga Tak Berlayar

Kapal yang tidak berangkat dalam dua hari dari Pelabuhan Sri Bintan Pura tersebut adalah Lintas Kepri dengan rute Tanjungpinang-Senayang pada pukul 08.30 WIB, Gembira rute Tanjungpinang-Pancur-Senayang Lingga pada pukul 10.00 WIB.

Kemudian, Oceana atau Dragon 1 dengan rute Tanjungpinang-Daik Lingga pada pukul 11.00 WIB, Super Jet 9 dengan rute Tanjungpinang-Dabo Lingga pada pukul 11.30 WIB dan kapal fery Marina tujuan Punggur Kota Batam.

(CR1)