Surati Kemenhub, Gubernur Ansar Minta Trip Kapal Batam-Malaysia Ditambah

Surati Kemenhub, Gubernur Ansar Minta Trip Kapal Batam-Malaysia Ditambah

Foto: Instagram @dolphinfastferry

Batam, Batamnews - Transportasi laut dari Malaysia-Batam dan sebaliknya menemui kendala. Banyak calon penumpang yang tak mendapatkan tiket feri penyeberangan. 

Trip kapal pasca pembukaan kembali jalur pelayaran internasional kedua negara masih minim. Penyebabnya karena sejumlah armada rute pelayaran itu belum mendapatkan izin.

Baca juga: Tiket Kapal Ferry Batam-Singapura Meroket 300 Persen, Nyaris Samai Tiket Pesawat

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meminta kepada Kementrian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar dapat memberikan izin penambahan trip kapal ke Malaysia. 

“Saya tugaskan mereka (Tim Pemprov Kepri) hari ini berangkat ke Jakarta untuk urus 2 hal ini," ujar Ansar di Batam, Senin (10/4/2022). 

Ia mengatakan selain komunikasi dengan pihak Kemenhub dan BNPB, pihaknya juga melakukan komunikasi dengan konsulat jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor, Malaysia. 

“Ke Konjen yang di Johor sudah kami komunikasi,” katanya. 

Pengajuan penambahan trip kapal ini untuk mengakomodir permintaan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mengunjungi negara seberang. Begitupun sebaliknya warga negara Malaysia yang ingin ke Batam, maupun Kepri. 

Saat ini, tiket kapal ferry dari Malaysia ke Batam dan sebaliknya dari Batam ke Malaysia telah ludes terjual. Kapal yang berlayar ke negara tersebut hanya beroperasi satu trip dua hari sekali. 

Akibatnya warga Kepri yang telah menyeberang ke Malaysia tanpa membeli tiket pulang harus tertahan di Malaysia karena tiket telah ludes terjual untuk beberapa pekan. 

Baca juga: Tiket Feri Batam-Johor Ludes, Bagaimana Rute Batam-Singapura?

Salah satunya yang dialami oleh Ketua Asosiasi Pariwisata Bahari (Aspabri) Kepri, Surya Wijaya yang harus tertahan di Malaysia karena kehabisan tiket. Ia berangkat bersama timnya ke Malaysia untuk kepentingan bisnis pada 1 April 2022.

“Karena urusan sudah selesai, saya menuju Pelabuhan Stulang Laut, Johor untuk membeli tiket, namun ternyata tiket sudah tidak ada lagi hingga akhir bulan,” ujar Surya, Kamis (7/4/2022).

(ret)
Komentar Via Facebook :