Disuport Bupati, Pelantikan 234 Anggota BPD di Lingga Akhirnya Terpusat

Disuport Bupati, Pelantikan 234 Anggota BPD di Lingga Akhirnya Terpusat

Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Suarta Andika (Foto: Ruzi/Batamnews)

Lingga, Batamnews - Kabar baik untuk 234 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih dari 46 desa se-Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri). Pasalnya, Bupati Lingga, Muhammad Nizar rencananya akan melantik langsung mereka semua.

Informasi itu disampaikan langsung Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lingga, Suarta Andika kepada Batamnews, Jumat (14/1/2022) pagi.

"Saya sudah dipanggil Pak Sekda, sesuai perintah Pak Bupati, maka pelantikan BPD se-Kabupaten Lingga akan kita lakukan serentak dan terpusat di satu lokasi, yakni di Daik," kata dia.

Baca juga: DPMD Tak Punya Dana Gelar Pelantikan Terpusat 234 Anggota BPD di Lingga

Suarta tak menampik jika pihaknya tidak memiliki anggaran untuk melakukan pelantikan serentak. Hal ini sempat disampaikannya beberapa waktu lalu. Namun beruntungnya, Pemkab Lingga tak tinggal diam dan Bupati Lingga memberikan dukungan untuk tetap digelar secara terpusat.

"Kami memang tidak ada anggaran yang diplot untuk pelantikan. Maka dengan ini kami menyerahkan ke kabupaten, dan alhamdulillah dalam hal ini Pak Bupati merespons bahwa BPD akan dilantik serentak," ujarnya.

"Sekarang kami sedang proses penyiapan surat keputusan (SK) nya. Insya Allah secepatnya akan kami clear kan itu. Pak Sekda pun minta SK diselesaikan dan akan kita undang BPD yang akan dilantik itu sesegera mungkin. Dalam bulan Januari ini lah," sambung Suarta.

Baca juga: DPMD Lingga Beberkan Sebab Honor Anggota Panitia Pilkades Cuma Rp150 Ribu

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Bidang Aparatur Pemerintahan Desa di DPMD Lingga, Rizal menambahkan bahwa pada intinya pelantikan ratusan anggota BPD se-Kabupaten Lingga itu masih sesuai jadwal.

"Jadi tidak bisa dikatakan terlambat. Karena memang data yang masuk perlu di rekap, sehingga membutuhkan waktu. Ada prosesnya. Dari desa ke kecamatan, baru ke DPMD. Makanya ada waktu yang dibutuhkan," sebutnya.

Sementara terkait hanya 46 desa dari 75 desa se-Kabupaten Lingga yang menggelar pemilihan anggota BPD, Rizal menyebut hal itu karena beberapa desa sudah lebih dulu melakukan pemilihan. Kebanyakan masa kerja BPD tersebut berakhir di tahun 2025 nanti.

(ruz)